Ini Permintaan Gubernur kepada Pejabat Dicopot | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ini Permintaan Gubernur kepada Pejabat Dicopot

Ini Permintaan Gubernur kepada Pejabat Dicopot
Foto Ini Permintaan Gubernur kepada Pejabat Dicopot

GUBERNUR Aceh, Zaini Abdullah tampaknya benar-benar tetap pada prinsipnya terkait mutasi pejabat eselon II yang dilakukan pada 10 Maret 2017. Meski Mendagri telah meminta untuk meninjau kembali keputusan mutasi itu, namun Zaini enggan mengeksekusinya, bahkan surat dari Mendagri itu dianggap tidak berpengaruh.

Senin, 27 Maret 2017, Zaini kembali mempertegas sikapnya. Ia meminta kepada 20 pejabat eselon II yang telah dibangkupanjangkan segera mengembalikan aset Pemerintah Aceh atau fasilitas yang melekat pada masing-masing mereka, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala SKPA. Permintaan itu disampaikan Zaini Abdullah melalui surat yang bersifat segera tertanggal 27 Maret 2017.

Surat tersebut ditujukan kepada 20 pejabat eselon II yang telah ia nonjobkan. Ke-20 nama tersebut turut dilampirkan dalam surat yang juga ditembuskan kepada Kapolda Aceh, Kepala Satpol PP dan WH Aceh, dan Kapolresta Banda Aceh. Surat itu distempel dan ditandatangani atas nama Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

Surat itu terdiri atas tiga poin penegasan. Pertama, berdasarkan keputusan Gubernur Aceh Nomor Peg 821.22/004/2017 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), telah dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh pada 10 Maret 2017.

Kedua, kepada 20 pejabat yang tidak lagi memangku jabatan sebagai kepala SKPA, diminta mengembalikan aset Pemerintah Aceh. Gubernur memberi tenggang waktu untuk pengembalian aset tersebut hingga Selasa 28 Maret 2017. Apabila sampai batas waktu tersebut tidak dikembalikan, Gubernur Aceh akan melakukan tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan. “Demikian untuk dilaksanakan dan terima kasih,” tutup Zaini Abdullah pada poin ketiga suratnya.

Karo Humas Setda Aceh, Mulyadi Nurdin yang dkonfirmasi Serambi membenarkan surat tersebut. Ia menyebutkan, benar surat tersebut atas nama Gubernur Aceh dan dikeluarkan seperti tanggal yang tersebut dalam surat. “Iya benar surat itu, gubernur tanda tangan sesuai dengan tanggal dalam surat. Surat itu sudah dikirim ke semua personal yang disebutkan di situ,” pungkas Mulyadi Nurdin. (dan) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id