PKS Targetkan 10 Kursi DPRA | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PKS Targetkan 10 Kursi DPRA

PKS Targetkan 10 Kursi DPRA
Foto PKS Targetkan 10 Kursi DPRA

BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh optimis bisa meraup suara masyarakat lebih dominan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. PKS menargetkan sepuluh kursi bagi kader terbaik mereka yang akan berkompetisi pada Pileg yang akan bergulir dua tahun lagi.

Demikian salah satu hasil konsolidasi yang dibahas dalam rapat koordinasi wilayah (rakorwil) PKS Aceh di Hotel Grand Aceh Syariah Banda Aceh selama tiga hari, sejak Jumat-Minggu (24-26/3). “Kita menargetkan sepuluh kursi untuk DPRA, satu dapil dapat satu kursi, insya Allah. Ini salah satu target yang kita bahas dalam rakorwil,” kata Ketua DPW PKS Aceh, H Ghufran Zainal Abidin MA, yang diwawancarai Serambi seusai penutupan rakorwil, kemarin.

Ghufran menjelaskan, hasil Pileg 2014 lalu, PKS hanya mampu meraih empat kursi untuk DPRA. Sedangkan pengalaman terbaik PKS Aceh meraih kursi parlemen DPRA adalah pada 2004 silam. Saat itu PKS berhasil menempatkan delapan kader terbaiknya di DPRA. “Jadi, setelah kita kaji, kita target sepuluh. Kita sudah pernah dapat delapan, jadi ke depan kita target sepuluh,” sebut Ghufran.

Sedangkan untuk DPR RI, partai berlambang padi dan bulan ini menargetkan sebanyak empat kursi. Pada Pileg 2014 lalu, hanya satu kursi yang diraih PKS, sedangkan dua periode berturut-turut sebelumnya, PKS mampu meraih dua kursi. “Karena kita sudah pernah dapat dua kursi, jadi pada Pileg 2019 nanti kita target empat kursi. Ini kami rasa target yang ideal. Sementara untuk DPRK, kita target 80 kursi untuk semua kabupaten/kota,” katanya.

Ghufran mengatakan, pihaknya optimis bisa mencapai target yang telah disepakati tersebut. Masih ada waktu selama dua tahun bagi PKS Aceh untuk terus berbenah dan memperbaiki segala kekurangan. Semua kader PKS di 23 kabupaten/kota, kata Ghufran, siap bekerja untuk pemenangan pada pileg mendatang. “Kita sudah buat langkah-langkah perencanaan. Kita berharap target ini bisa tercapai, insya Allah,” sebut Ghufran.

Ketua Komisi VII DPRA itu juga mengatakan, selain membahas target yang akan dicapai pada Pileg 2019, dalam rakorwil itu pihaknya juga mengevaluasi hasil Pilkada Aceh 2017 yang baru saja berlangsung. “Kita evaluasi hasil pilkada. Ini salah satu yang kita lakukan karena akan menjadi tolak ukur atas kerja-kerja PKS dalam meraih kemenangan pada Pemilu 2019 nanti,” ujar Ghufran.

Untuk Pilkada 2018 yang akan berlangusung di tiga kabupaten/kota di Aceh, yakni Subulussalam, Aceh Selatan, dan Pidie Jaya, Ghufran juga telah menginstruksikan pengurus di tiga kabupaten itu untuk membangun komunikasi politik. Ia meminta pengurus dan kader memperkuat komunikasi politik, baik itu dengan partai politik lain maupun kandidat yang disinyalir akan maju pada pilkada nanti.

“Saat ini sedang membangun komunikasi, kita minta PKS Pidie Jaya, Subulussalam, dan Aceh Selatan untuk memperkuat komunikasi politik dengan parpol atau kandidat yang akan maju. Ini sudah kita instruksikan jauh-jauh hari,” kata Ghufran.

Hal itu harus dilakukan, mengingat perolehan kursi DPRK di tiga kabupaten/kota ini tidak memenuhi syarat bagi PKS untuk mengusung kader sendiri sebagai calon bupati/wakil bupati. “Subulussalam satu kursi, Aceh Selatan nol kursi, dan Pidie Jaya satu kursi. Secara perolehan suara kita tidak memenuhi syarat untuk mengusung sendiri. Jadi, kita hanya bisa berkoalisi, bergabung dengan yang lain,” demikian Ketua DPW PKS Aceh Ghufran Zainal Abidin.(dan) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id