Wabup: Rp 10 M Dana Sumbangan Masih Utuh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Wabup: Rp 10 M Dana Sumbangan Masih Utuh

Wabup: Rp 10 M Dana Sumbangan Masih Utuh
Foto Wabup: Rp 10 M Dana Sumbangan Masih Utuh

MEUREUDU – Dana bantuan gempa Pidie Jaya sumbangan masyarakat dan institusi yang diamanahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pijay, saat ini dilaporkan masih masih utuh tersimpan di rekening Pemkab dengan nilai total Rp 10 miliar.

Wakil Bupati Pidie Jaya yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bencana kabupaten setempat, H Said Mulyadi SE MSi, Minggu (26/3) mengatakan, sejak satu minggu terjadinya musibah gempa pada 7 Desember 2016 lalu, sumbangan terkumpul sebesar Rp 10 miliar. “Sampai saat ini, dana tersebut masih utuh di rekening pemerintah dan sama sekali belum digunakan,” sebutnya.

Ia menambahkan, penggunaan dana sumbangan itu tetap merujuk pada amanah yang diikrarkan oleh pihak pemberi sumbangan. Sehingga Pemkab tidak akan sembarangan menggunakan dana tersebut. Bahkan, selama masa tanggap darurat, dana bantuan tersebut tidak pernah satu sen pun dikeluarkan untuk membiayai operasional tim Satgas ataupun tim relawan lainnya.

Belum digunakannya dana tersebut, menurutnya, karena dikhawatirkan terjadi tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah pusat yang telah diusul sebesar Rp 2,7 triliun yang hingga kini juga belum terealisasi. Sebab, sumbangan dana bantuan pihak ketiga yang totalnya Rp 10 miliar itu, Rp 4 miliar di antaranya telah diamanahkan oleh donatur untuk membangun tempat ibadah seperti mesjid dan meunasah, serta fasilitas umum lainnya seperti sekolah atau madrasah. Sementara, program pembangunan sarana ibadah dan pendidikan juga rencananya akan ditangani pemerintah pusat. Sehingga dikhawatirkan akan tumpang tindih. “Jadi, saya pastikan dana ini masih utuh di rekening milik pemerintah, hingga ada kejelasan terkait program mana yang akan ditangani pemerintah pusat dan mana yang akan dibangun menggunakan dana bantuan donator tersebut,” tukasnya.

Penjelasan Ketua Satgas Bencana Pijay ini, merupakan jawaban atas desakan anggota DPRK Pidie Jaya (Pijay), Bustami HS, yang mendesak Pemkab segera mempublikasikan jumlah bantuan barang serta dana yang diterima dan yang disalurkan selama ini.

Desakan ini disampaikannya mengingat bantuan bencana khususnya dalam bentuk uang, sangat rawan korupsi karena tidak dilakukan audit secara ketat.

“Sampai menjelang berakhirnya tanggap darurat bencana pada 21 Maret, Pemkab Pijay belum melaporkan penerimaan dan penyaluran bantuan bencana gempa, baik dalam bentuk uang maupun barang,” ujar, selaku anggota DPRK Pijay itu, Minggu (19/3) lalu.(c43) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id