Serahkan ke Polisi, jangan Hakimi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Serahkan ke Polisi, jangan Hakimi

Serahkan ke Polisi, jangan Hakimi
Foto Serahkan ke Polisi, jangan Hakimi

SEMENTARA itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal anarkis kepada orang yang belum diketahui identitasnya atau terduga penculik anak.

Jika memang ada orang asing yang mencurigakan, masyarakat diminta untuk menanyakan langsung identitas orang dimaksud. Jika kemudian terbukti ia ingin melakukan hal-hal aneh, misalnya penculikan sebagaimana sedang heboh saat ini, masyarakat diminta untuk menangkap orang tersebut, lalu membawanya ke kantor polisi terdekat.

“Kalau ada orang asing berkeliaran dan mencurigakan, tangkap saja, pegang tangannya, tanyai identitasnya. Kalau kemudian mencurigakan, bawa ke kantor polisi, jangan main hakim sendiri,” kata Kombes Pol Goenawan menanggapi beberapa peristiwa yang terjadi di masyarakat, yakni orang-orang yang dicurigai sebagai penculik, dihakimi massa.

Goenawan melanjutkan, tindakan menghakimi seperti yang terjadi belakangan ini, justru membuat isu penculikan ini tambah mencuat di kalangan masyarakat. Padahal, belum tentu orang yang dihakimi tersebut benar ingin melakukan penculikan seperti anggapan masyarakat. “Kalau ditangkap kemudian digebuki, kita (polisi) malah nggak tahu siapa dia sebenarnya. Kenapa kita minta jangan dihakimi, supaya kita bisa interogasi orang tersebut. Makanya kami minta bawa ke kantor polisi. Polisi bisa menginterogasi lebih lanjut. Jika memang dia punya jaringan penculikan, pasti akan terungkap,” sebut Goenawan.

Meski isu penculikan masih sebatas isu dan diyakini sebagai kabar tidak benar alias hoax, Goenawan menyarankan semua orang tua tetap waspada. Kepada semua orang tua, Goenawan mengimbau agar terus menjaga anaknya, apakah saat bermain di rumah, sekolah, ataupun di tempat-tempat umum lainnya.

“Kita tetap mengimbau orang tua untuk mengantar atau menjemput langsung anak-anaknya, kalau menggunakan jasa orang lain, ya itu harus orang yang dikenal dan dipercaya. Jangan membiarkan anak pulang sendiri, apalagi dengan orang yang tidak dikenali,” ujarnya.

Ditanya apa yang telah dilakukan polisi terkait isu penculikan ini, Goenawan mengatakan semua polres di Aceh telah mengerahkan personel untuk mengawal di sekolah-sekolah. Bahkan, di beberapa daerah, polisi yang menjaga di sekolah juga menenteng senjata.

“Polisi sudah proaktif mendatangi sekolah-sekolah, seperti TK, SD. Anggota juga menenteng senjata, tujuannya biar ada efek psikologis bagi anak-anak dan orang tua, memberi rasa aman. Kita juga terus melakukan patroli, tapi kita tetap mengimbau agar semuanya waspada,” pungkas Kombes Pol Goenawan. (dan) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id