Kemenag-UIN Terjemahkan Alquran dalam Bahasa Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kemenag-UIN Terjemahkan Alquran dalam Bahasa Aceh

Kemenag-UIN Terjemahkan Alquran dalam Bahasa Aceh
Foto Kemenag-UIN Terjemahkan Alquran dalam Bahasa Aceh

BANDA ACEH – Kementerian Agama RI dan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry akan menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa Aceh. Hal tersebut berdasarkan perjanjian kerja sama antara Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Kemenag RI dengan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan oleh Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi, Choirul Fuad Yusuf dan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim MA, berlangsung Jumat (24/3) di Ruang Sidang Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Kepala Puslitbang Lektur, Choirul Fuad Yusuf usai menandatangani naskah kerja sama itu kepada wartawan mengatakan, kerja sama antara Kemenag RI dengan UIN Ar-Raniry memiliki target dan harapan yang sangat besar, yakni demi terwujudnya terjemahan Alquran dalam bahasa Aceh yang akan sangat membantu bagi umat Islam khususnya masyarakat Aceh.

“Dengan adanya penerjemahan ini diharapkan umat Islam dapat memahami isi kandungan Alquran itu sendiri, sehingga akan membentuk pribadi umat yang cerdas dan taqwa,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, tujuan ke dua adalah untuk konservasi budaya, dengan penerjamahan ini diharapkan bahasa Aceh dapat lestari dan dipakai untuk pemeliharaan Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam, merupakan kitab yang suci dan terawetkan serta terjaga sampai akhir zaman.

Choirul Fuad menambahkan, hal yang lain yang diharapkan dalam penerjemahan ini yakni dalam rangka pengayaan khazanah budaya nusantara sehingga kita makin kaya dengan produk peradaban Indonesia. Sejak tahun 2012, Kemenag telah meluncurkan 12 terjemahan Alquran dalam bahasa daerah, diantaranya dalam bahasa sasak NTB, bahasa Batak, bahasa Jawa, bahasa Makassar, bahasa Toraja, Madura dan lainnya. Kita targetkan ke depan akan menghasilkan 16 terjemahan Alquran dalam berbagai bahasa daerah.

Program ini ditargetkan selesai dalam jangka dua tahun ke depan, pada tahun pertama dilakukan penerjemahan dan tahun kedua akan dilakukan Validasi dan akan dilaunching pada tahun 2018 mendatang.

Segera Bentuk Tim Kerja
SEMENTARA itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Farid Wajdi Ibrahim menyambut baik kerja sama tersebut. Katanya, pihak segera membentuk tim kerja yang terdiri dari ahli bidang penerjemahan, ahli tafsir, ahli bahasa Aceh dan kemampuan lainnya seperti mampu mengetik bahasa Arab yang baik.

“Mudah-mudahan hasilnya nanti akan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat Aceh dalam memahami isi kandungan Alquran,”ujar Farid. Penandatangan kerja sama tersebut turut disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Prof Syamsul Rijal, Dr Abdul Rani Usman, Karo Junaidi Rasda, Kabag Humas dan Kerja sama Fuadi Zulkifli, Dekan dan wakil dekan, serta tim dari Kemenag RI Jakarta.(rel/mis) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id