Beritakan Gedung SMA Pasie Raja Rusak, Kontraktor Ancam Wartawan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Beritakan Gedung SMA Pasie Raja Rusak, Kontraktor Ancam Wartawan

Beritakan Gedung SMA Pasie Raja Rusak, Kontraktor Ancam Wartawan
Foto Beritakan Gedung SMA Pasie Raja Rusak, Kontraktor Ancam Wartawan

URI.co.id, TAPAKTUAN – Hendri Z, wartawan Antara Aceh wilayah liputan Aceh Selatan mendapat ancaman dari si Syam, kontraktor pelaksana proyek pembangunan Gedung SMA Unggul Pasie Raja, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan.

Ia mengancam bahwa akan mencari wartawan yang memberitakan kasus rusaknya SMA Unggul Pasie Raja tersebut dilontarkannya dalam percakapan via telpon seluler dengan wartawan yang bersangkutan, Jumat (24/3/2017) sekira pukul 10.00 WIB.

“Tadi pagi dia menelpon saya. Dia bilang kenapa orang kalian (wartaran Antara dan Serambi) sudah saya jelaskan tetap saja kalian beritakan. Dimana kalian? Saya cari kalian di Tapaktuan,” kata Hendri Z mengutip pernyataan Si Syam dalam percakapan via telpon seluler tersebut.

Hendri Z mengaku kesal dengan ucapan si Syam tersebut.

Sebab selain ancaman akan mencari para wartawan yang menulis berita menyangkut dengan rusaknya SMA Unggul Pasie Raja tersebut, si Syam juga memaki-maki wartawan tersebut sembari melontarkan perkataan tak sedap.

“Hayah kah (Bapak Kamu). Ku cari kamu ya,” tambah Hendri mengutip pernyataannya

Terkait dengan kejadian itu, Ketua DPC Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Muhammad Nasir Selian SH menyayangkan pernyataan oknum kontraktor tersebut. Jika tindakan tersebut dilakukan maka akan sangat berilesiko besar terhadap oknum kontraktor yang melakukan tindakan anarkis tersebut.

“Sebab bisa dijerat dengan Pasal berlapis. Dan kami dari IKADIN akan melakukan pendampingan terhadap para wartawan yang mendapat ancaman tersebut,” paparnya.

Seperti diberitakan Serambi edisi Jumat (24/3/2017), Gedung SMA Unggul Pasie Raja di Desa Ujung Padang Rasian, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan mulai rusak.

Padahal, gedung sekolah yang dibangun dengan anggaran milyaran rupiah tersebut baru setahun difungsikan. (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id