Badan Geologi Teliti Karst di Aceh Tamiang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Badan Geologi Teliti Karst di Aceh Tamiang

Badan Geologi Teliti Karst di Aceh Tamiang
Foto Badan Geologi Teliti Karst di Aceh Tamiang

* Di Wilayah Eksplorasi Tripa Semen Aceh

KUALASIMPANG – Tim Badan Geologi Nasional, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sejak 16 hingga 21 Maret lalu, melakukan penelitian di kawasan bentang alam karst (KBAK) yang sebagiannya masuk dalam wilayah eksplorasi PT Tripa Semen Aceh (TSA) yang akan mendirikan pabrik semen di lokasi ini.

Tim yang turun ke Tamiang kemarin, terdiri dari enam orang ahli, dipimpin Kepala Subbidang Pengembangan Geologi Lingkungan, Tantan Hidayat ST MT. Mereka tiba ke kawasan karst yang masuk dalam wilayah Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, didampingi Direktur LSM Kawasan Ekosistem Mangrove Pantai Sumatra (Kempra) Aceh Tamiang.

Direktur LSM Kempra, Ir Muhammad Nasir MP mengatakan, keberadaan tim KemenESDM ini terkait rencana PT TSA yang hendak mengeksploitasi kawasan karst ini untuk bahan baku produksi semen. Pengurusan izin pun sedang diajukan PT TSA ke pemerintah. “Karena itu pemerintah melalui Tim Badan Geologi Nasional, Kementerian ESDM menurunkan peneliti untuk mengumpulkan data dan informasi terkait keberadaan Kawasan Bentang Alam Karst yang merupakan salah satu bagian dari Kawasan Lindung Geologi (KLG) yang wajib dilindungi, sesuai peraturan Menteri ESDM Nomor 17 tahun 2012 tentang Penetapan KBAK,” ujar Muhammad Nasir.

Hasil penelitian ini nantinya akan dituangkan dalam bentuk peta KBAK Provinsi Aceh, meliputi Aceh Tamiang dan Kabupaten Pidie yang juga sedang membangun pabrik semen oleh PT Semen Indonesia Aceh (SIA). Khusus untuk Aceh Tamiang, rencana pendirian pabrik semen baru pada tahap pemberian izin lingkungan kepada PT TSA.

“Data yang dimiliki Kempra bisa digunakan sebagai data penunjang, bukan data utama. Oleh sebab itu, Badan Geologi kami harapkan melakukan survei lanjutan ke kawasan Karst Kaloy untuk mendapatkan data yang lebih lengkap,” ujarnya.

Mewakili masyarakat Desa Kaloy yang sebagian mengkhawatirkan kehadiran pabrik semen di wilayah ini akan merusak lingkungan, Kempra berharap tidak ada hambatan dalam penetapan KBAK Kaloy, mengingat sampai sekarang Bupati Aceh Tamiang belum mengajukan permohonan untuk evaluasi dan penetapan kawasan Karst Kaloy, sebagaimana yang disyaratkan dalam Permen-ESDM Nomor 7 tahun 2012 berkaitan dengan rencana pembangunan pabrik semen di daerah itu.(md) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id