SD dan Pustu Korban Gempa Mulai Dibangun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

SD dan Pustu Korban Gempa Mulai Dibangun

SD dan Pustu Korban Gempa Mulai Dibangun
Foto SD dan Pustu Korban Gempa Mulai Dibangun

* Dibiayai Dana Yayasan Kemanusiaan Kompas

* Target Selesai Lima Bulan

MEUREUDU – Pembangunan gedung baru SDN 1 Gampong Masjid di Kecamatan Trienggadeng dan gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Gampong Paru Keudee, Bandar Baru, Kabupaten Pijay mulai dilakukan Kamis (23/3), ditandai dengan seremonial sederhana yang disaksikan pimpinan daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Pembangunan kedua sarana publik ini dibiayai oleh dana yang dihimpun Harian Kompas melalui Yayasan Dana Kemanusian Kompas (DKK), bersama URI.co.id, Kompas TV, dan Radio Sonora, sebesar Rp 3,08 miliar.

Ketua DKK, Rusdi Amral, usai acara peletakan batu pertama pembangunan sarana tersebut, Kamis (23/3) mengatakan, bantuan pembangunan ini terwujud atas rasa prihatin terhadap bencana gempa di Pijay pada 7 Desember 2016 lalu. Saat mengetahui Pijay bencana, Pihaknya mengerahkan tim khusus untuk melakukan assesmen (pendataan) terhadap sarana yang sangat dibutuhkan masyarakat Pijay pascagempa.

“Setelah melakukan sssesmen, kami memutuskan untuk membangun kembali gedung SDN 1 Gampong Mesjid di Trienggadeng dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Gampong Paru Keudee di Kecamatan Bandarbaru,” sebutnya.

Penyaluran bantuan untuk mengurangi beban pemerintah dalam melakukan rehabilitasi dan rekontruksi pascagempa ini, terealisasi berkat dukungan dari dana pembaca Kompas, URI.co.id, Kompas TV, serta Radio Sonora yang bersama-sama bahu membahu membantu proses pemulihan pascabencana di daerah ini.

Dana Pembaca Serambi
Sebelumnya, pada Selasa (14/3), Harian Serambi Indonesia juga ambil bagian membangun fasilitas pendidikan SDN 1 Gampong Tua Lada Langgien, Kecamatan Bandarbaru menggunakan dana dari pembaca setia Serambi Indonesia, URI.co.id Groups, dan pendengar Radio Sonora.

Diharapkan, program pembangunan ini dapat tuntas dalam waktu lima bulan, agar gedung sekolah ini dapat segera digunakan untuk menunjang aktifitas belajar pada tahun ajaran baru 2017-2018.

Pihaknya juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah baik Pemkab maupun pihak kecamatan serta tokoh masyarakat guna mendukung percepatan pengerjaan enam Ruang Kegiatan Belajar (RKB), satu ruang dewan guru, dan satu ruang perpustakaan di SD tersebut.

“Akhir Juli nantinya, kami (DKK) berencana hadir kembali ke Pijay untuk melakukan peresmian fasilitas publik ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para pembaca/pemirsa yang telah menyalurkan sumbangan melalui kami untuk membantu masyarakat dan Pemkab Pijay,” jelas Rusdi Amral.

Wakil Bupati Pidie Jaya, H Said Mulyadi SE MSi, mengaku terharu atas tingginya rasa kepedulian sosial masyarakat Indonesia yang langsung merespons saat Pijay dilanda musibah gempa. Hal ini dibuktikan dengan besarnya dana yang terkumpul melalui Yayasan DKK. Sehingga mampu membangun sekaligus dua fasilitas publik yang ambruk akibat gempa.

Kedua sarana yang dipilih untuk dibangun melalui dana publik ini pun sangat tepat, karena pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan menjadi sangat penting bagi upaya pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.

“Bantuan dari pihak Kompas dan Harian Serambi Indonesia ini sangat menunjang pemulihan dalam masa rehabilitasi dan rekontruksi ini, dan sangat membantu proses pelayanan pendidikan dan kesehatan yang selama ini sempat terganggu akibat rusaknya sarana yang ada,” jelasnya.

Ia juga berharap, upaya pembangunan prasarana dan sarana dari pihak ketiga juga bisa dilakukan dengan pola yang sama, yakni berkoordinasi dengan pemerintah daerah, serta mengutamakan pembangunan fasilitas yang mendesak dan berdampak luas bagi masyarakat. “Sehingga masyarakat khususnya korban gempa dapat menerima manfaat langung dari bantuan tersebut,” pungkasnya.(c43) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id