Populasi Buaya di Tamiang Meningkat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Populasi Buaya di Tamiang Meningkat

Populasi Buaya di Tamiang Meningkat
Foto Populasi Buaya di Tamiang Meningkat

KUALASIMPANG – Populasi buaya di Sungai Tamiang terus meningkat, bahkan diprediksi sugah mencapai ribuan ekor. Hewan predator ini pun mulai masuk ke perkampungan untuk mencari mangsa ke tambak milik warga, bahkan berkeliaran di sekitar perumahan, khsusnya di Kampong Lubuk Damar, Kecamatan Seruway.

Datok (kepala desa) Kampong Lubuk Damar, Nurdin, Rabu (22/3) mengatakan, banyaknya buaya dewasa berkeliaran di wilayah permukiman ini telah meningkatkan kerawanan atas keselamatan warga dan hewan ternak milik warga.

“Jika populasinya terus meningkat sementara mangsa alaminya seperti monyet dan babi berkurang, kami khawatir buaya ini akan menyerang warga atau memangsa ternak milik masyarakat. Karena saat ini, hewan predator itu sudah mulai memasuki perkampungan untuk mencari makan,” ujarnya.

Ia memperkirakan jumlah buaya di Sungai Aceh Tamiang itu sudah mencapai ribuan ekor, yang dapat ditemukan dengan mudah di alur sungai hingga tambak warga. Menurut Nurdin, saat ini sudah beberapa warga melaporkan bahwa ternak sapi dan kambing mereka dimangsa buaya. “Bahkan ada warga yang sedang mencari kepiting di sekitar muara sungai, mengaku diterkam buaya,” ungkapnya.

Datok Kampong Lubuk Damar, Nurdin, meminta pemerintah melalui instansi terkait, segera melakukan pemantauan dan upaya lainnya untuk mengendalikan populasi hewan buas ini, sebelum jatuh korban jiwa dari pihak warga. Karena saat ini, buaya-buaya tersebut sudah mulai memangsa ternak dan berkeliaran di dalam permukiman kampong.

“Pesatnya perkembangan populasi buaya di sungai Tamiang ini sudah pada tahap mengkhawatirkan, karena sudah memangsa ternak warga dan mengancam keselamatan manusia,” katanya.

Ia menyarankan pemerintah membuat penangkaran buaya di lokasi yang tinggi populasi buaya. Sehingga mudah dilakukan pengendalian, dan bisa menjadi tempat wisata minat khusus. “Yang jelas, penanganan terhadap hal ini harus segera dipikirkan oleh pemerintah,” tegasnya.(md) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id