Ratusan ASN Demo DPRK Nagan Raya | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ratusan ASN Demo DPRK Nagan Raya

Ratusan ASN Demo DPRK Nagan Raya
Foto Ratusan ASN Demo DPRK Nagan Raya

* Tuntut Pembayaran Hak Selama 2016

SUKA MAKMUE-Ratusan aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari kalangan guru, bidan, dokter, dan pegawai pemerintah lainnya yang tergabung dalam Aliansi Aparatur Sipil Negara (A2SN), Rabu (22/3) siang, melancarkan aksi unjuk rasa ke Gedung DPRK setempat, Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

Kedatangan abdi negara ke gedung wakil rakyat tersebut juga mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, yang mengamankan jalannya aksi penyampaian pendapat di muka umum. Pengamanan ini dipimpin langsung Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi, SH, MH.

Pantauan Serambi, aksi unjuk rasa yang dilakukan aparatur sipil negara ini berjalan dengan tertib. Seluruh peserta mengenakan pakaian dinas dari masing-masing intansi tempat mereka bekerja.

Para peserta demo turut menyampaikan sejumlah tuntutan yang disampaikan secara bergantian menggunakan pengeras suara, serta turut menuliskan isi tuntutan mereka dalam sejumlah karton dan spanduk. Intinya meminta hak jerih payah mereka yang belum dibayar selama tahun 2016 lalu supaya segera dilunasi.

Tuntutan para abdi negara ini, di antaranya menuntut pembayaran dana tunjangan khusus (TC) yang belum dibayar selama empat bulan di tahun 2016, aneka tunjangan kalangan tenaga pendidik, serta menuntut pengangkatan bidan dan tenaga dokter PTT secara serentak. Juga menolak diangkat sebagai ASN secara bertahap.

Sementara itu, perwakilan tenaga medis, Rita Susana AMd Keb kepada sejumlah awak media mengatakan, aksi yang mereka lakukan bersama sejumlah ASN lainnya, sekaligus menolak pengangkatan tenaga bidan dan dokter PTT yang direncanakan menjadi PNS secara bertahap.

“Kami menolak pengangkatan bidan dan dokter PTT secara bertahap, kami ingin diangkat sebagai PNS seluruhnya sebanyak 136 orang,” tegas Rita Susana.

Tenaga medis juga mempersoalkan adanya penahanan gaji seorang tenaga bidan PTT atas nama Rita Susana selama satu bulan oleh Dinas Kesehatan Nagan Raya, dan berharap hak tersebut segera dibayarkan.

“Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi hingga tanggal 5 April 2017, kami akan kembali menggelar aksi serupa dengan jumlah massa yang semakin besar,” kata Drs Jailani, selaku koordinator aksi kepada sejumlah awak media kemarin.

Usai menyampaikan sejumlah tuntutan, ratusan abdi negara langsung membubarkan diri secara tertib, setelah sebelumnya diterima Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi bersama sejumlah anggota dewan lainnya.

Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi alias Juragan dalam pidatonya di hadapan ratusan pendemo mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan aparatur sipil negara yang datang ramai-ramai ke gedung DPRK guna menyampaikan aspirasi.

Pihaknya berjanji, pada Kamis (23/3) besok (hari ini) pihaknya akan mengundang Pemkab Nagan Raya, bupati, sekda, serta sejumlah pimpinan SKPK guna membicarakan persoalan tersebut. “Nanti akan kita tanya mengapa sejumlah hak abdi negara belum dibayar selama 2016,” kata Samsuardi.

Ia mengakui, selama ini terhambatnya penyaluran sejumlah alokasi keuangan, termasuk di Nagan Raya karena pemerintah sedang berusaha menciptakan pengelolaan keuangan negara yang bersih, transparan sehingga semua pengelolan keuangan menjadi lebih akuntabel.(edi) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id