Korupsi di RSUZA, MA Hukum Suriani 6 tahun Penjara | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Korupsi di RSUZA, MA Hukum Suriani 6 tahun Penjara

Korupsi di RSUZA, MA Hukum Suriani 6 tahun Penjara
Foto Korupsi di RSUZA, MA Hukum Suriani 6 tahun Penjara

URI.co.id, BANDA ACEH – Masih ingat dengan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kedokteran radiologi Magnetic Resonance Imaging (MRI) 3 Tesla untuk RSUZA Banda Aceh dengan kerugian Rp 8 miliar lebih?

Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan terhadap terdakwa Suriani SSi MKes selaku ketua panitia pengadaan alat MRI tersebut dengan hukuman enam tahun penjara, lebih berat 3 tahun dari putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh.

Salinan putusan tersebut baru diterima Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh pada Selasa, (21/3/2017). Sementara perkara itu sudah diputuskan pada Kamis, 2 April 2015 oleh majelis hakim yang diketuai Dr Artidjo Alkostar SH LLM dibantu dua hakim anggota, MS Lumme SH dan Dr Leopold Luhut Hutgalung SH MH serta Penitera Pengganti, Bambang Ariyanto SH MH.

“Baru kita terima,” kata Dedi, pegawai Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

“Menyatakan terdakwa Suriani SSi MKes, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer dan penuntut umum. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp 200.000.000 dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan,” isi petikan putusan tersebut.

Dalam salinan putusan, hakim berpendapat pada intinya, perbuatan terdakwa selaku ketua panitia, tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya karena telah menunjuk PT Komara Idola sebagai pemenang tender, padahal perusahaan tersebut tidak memenuhi syarat.

Selain Suriani, dalam kasus ini juga terlibat Direktur Utama PT Komara Idola, Kartini Hutapea, namun terakhir ia divonis bebas pada tingkat MA. (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id