Hakim Bebaskan Mantan Sekretaris dan Bendahara Gampong Lueng Bata dari Dugaan Korupsi  | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Hakim Bebaskan Mantan Sekretaris dan Bendahara Gampong Lueng Bata dari Dugaan Korupsi 

Hakim Bebaskan Mantan Sekretaris dan Bendahara Gampong Lueng Bata dari Dugaan Korupsi 
Foto Hakim Bebaskan Mantan Sekretaris dan Bendahara Gampong Lueng Bata dari Dugaan Korupsi 

URI.co.id, BANDA ACEH – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh memvonis bebas dua terdakwa kasus dugaan korupsi dana Gampong Lueng Bata, Banda Aceh, yang bersumber dari Pendapatan Asli Gampong (PAG) tahun 2012-2014 dengan kerugian Rp 150.956.450.

Kedua terdakwa adalah Darwin selaku sekretaris dan Edward selaku bendahara Gampong Lueng Bata saat itu.   

“Menyatakan terdakwa tidak terbukti secara dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kesatu primer, kesatu subsider, dan dakwaan kedua.

Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan penuntut umum,” baca ketua majelis hakim, Eti Astuti SH MH dalam sidang pamungkas di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Senin (20/3/2017) di hadapan kuasa hukum terdakwa, Jalaluddin Moebin SH dan Najmuddin SH dan jaksa dari Kejari Banda Aceh.  

Majelis hakim juga memerintahkan agar kedua terdakwa dibebaskan dari tahanan setelah putusan itu diucapkan.

Karena, selama proses persidangan, kedua terdakwa ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banda Aceh yang berada di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Selain itu, hakim juga memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukam, harkat, serta martabatnya.

Putusan tersebut berbeda dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Banda Aceh selama 4,6 tahun penjara.

Namun berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti, hakim berpendapat bahwa kedua terdakwa tidak ikut terlibat melakukan korupsi dana Gampong Lueng Bata, Banda Aceh, yang bersumber dari PAG tahun 2012-2014 dengan kerugian Rp 150.956.450 dari total Rp 1.075.840.412. (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id