“Burung Besi” Hijau Lintasi Langit Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

“Burung Besi” Hijau Lintasi Langit Aceh

Foto “Burung Besi” Hijau Lintasi Langit Aceh

SUASANA di lantai 2 Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (3/3) sekitar pukul 15.30 WIB terlihat tidak seperti pada hari biasanya. Beberapa orang membawa bulukat (ketan) serta perlengkapan peusijuek (tepung tawar) dengan sedikit tergesa-gesa. Ketika melewati pintu x-ray, seorang lelaki yang membawa perlengkapan tersebut menyampaikan ke petugas bahwa itu dibawa untuk peresmian perdana pesawat Citilink di Aceh.

Sore itu juga, di Bandara kebanggaan milik masyarakat Aceh ini tampak dihadiri sejumlah pejabat daerah, tamu undangan, serta wartawan dari berbagai media di Banda Aceh untuk meliput penerbangan perdana dari anak perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Peresmian yang menandai beroperasinya “burung besi” yang identik dengan hijau ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Dermawan MM mewakili Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah. Citilink resmi melakukan penerbangannya dari Banda Aceh ke Medan pukul 17.15 WIB dan dari Medan ke Banda Aceh pukul 15.40 WIB yang terkoneksi ke Jakarta (Halim Perdanakusuma dan Cengkareng).

Usai peresmian yang juga dihadiri langsung CEO PT Citilink Indonesia, Albert Burhan ini, sejumlah tamu undangan tampak antusias menunggu mendaratnya pesawat Citilink di Bandara SIM yang terbang dari Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

Sekitar pukul 17.00 WIB pesawat jenis Airbus A320 mulai melakukan pendaratan perdananya di Bandara SIM, ban pesawat mulai menyentuh aspal bandara dan berjalan perlahan menuju parkiran yang sudah disiapkan oleh petugas. Setelah semua penumpang dipastikan turun, kedua lelaki yang menerbangkan pesawat tersebut yaitu Pilot, Prayudi Budi dan Co Pilot, Fijriansyah berjalan keluar dari pesawat menuju para tamu undangan yang sudah menunggu kedatangannya.

Keduanya disambut oleh CEO Citilink dan pejabat daerah lainnya serta diabadikan melalui jepretan kamera para wartawan. Pilot dan Co Pilot ini tampak tak dapat menyembunyikan rasa bahagia melalui senyuman yang terpancar dari wajah masing-masing.

Tak menunggu waktu lama, keduanya dipeusijuek (ditepungtawari) sesuai dengan tradisi Aceh. Usai peresmian dan serangkaian kegiatan lainnya, penumpang Citilink tujuan Medan dan Jakarta mulai memasuki badan pesawat yang berkapasitas 180 seat kelas ekonomi yang sudah menunggu di ruang tunggu Bandara SIM.

Sambutan serta sapa pramugari dan pramugara Citilink menyambut ramah kedatangan para penumpang. Pendingin di dalam pesawat memberi suasana sejuk yang sangat kontras dengan udara di luar. Sebelum lepas landas, pramugari juga menyapa penumpang dangan pantun selamat datang, dan memperagakan penggunaan alat-alat keselamatan. Selama di udara hingga mendarat di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara yang ditempuh selama 55 menit dari Aceh berjalan tanpa hambatan.

Menurut Area Manager Sumatera-Kalimantan PT Citilink Indonesia, R Hendra JS pantun yang diucapkan pramugari saat menyambut kedatangan penumpang di dalam pesawat maupun hendak turun merupakan SOP dari Citilink. “ Salah satunya yang sering diucapkan seperti ke Sabang jalannya berkelok. Banyak lembah dan berbukit. Citilink terbang ke Tanah Rencong nan elok. Harganya murah, super irit,” ucap Hendra. (mawaddatul husna) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id