KASN Kumpul Dokumen Pelantikan Pejabat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

KASN Kumpul Dokumen Pelantikan Pejabat

KASN Kumpul Dokumen Pelantikan Pejabat
Foto KASN Kumpul Dokumen Pelantikan Pejabat

* Respons Pengaduan 18 Orang Dicopot

BANDA ACEH – Tim Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dari Jakarta sudah berada di Banda Aceh sejak Kamis (16/3). Mereka menindaklanjuti pengaduan 18 pejabat eselon II jajaran Pemerintah Aceh yang dicopot Gubernur Zaini Abdullah pada Jumat (10/3) malam, meski tanpa mendapat izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melakukan pergantian pejabat.

Pada hari pertama di Banda Aceh, tim yang beranggotakan Fadianto, Sri Rahayu, dan lainnya itu sudah melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah. Juga dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs Dermawan MM, selaku Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) Pemerintah Aceh. Namun, pertemuan antara KASN dengan Gubernur dan antara KASN dengan Sekda Aceh dibedakan tempatnya.

Pertemuan pertama dilakukan di ruang rapat Sekda Aceh, dimulai pukul 09.15-14.00 WIB. Hadir dalam pertemuan ini Sekda Dermawan MM selaku Ketua Baperjakat, didampingi Asisten III Setda Aceh, Kamaruddin Andalah SSos MSi. Hadir juga Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Drs Zulkifli Ahmad MM, dan Kepala Biro Organisasi Setda Aceh, Ramli Daud SH MM.

Agenda pertemuan Tim KASN dengan Tim Baperjakat Pemerintah Aceh kemarin adalah untuk menindanlanjuti laporan pengaduan 18 pejabat eselon II jajaran Pemerintah Aceh. Mereka diberhentikan Gubernur Zaini Abdullah pada 10 Maret 2017 malam, berbarengan dengan pelantikan 33 pejabat eselon II di Aula Gedung Serbaguna Kantor Gubernur, Jumat pukul 19.40 WIB.

Ke-18 pejabat esalon II yang dicopot itu melapor kepada KASN perihal pemberhentiannya yang mereka nilai belum memenuhi prosedur yang berlaku.

Selain itu, 33 pejabat eselon II yang baru dilantik itu banyak yang belum melengkapi dokumen persyaratan untuk bisa dilantik menjadi pejabat eselon II A dan II B. Akan tetapi, Gubernur Zaini tetap melantiknya.

Dalam pertemuan KASN dengan Tim Baperjakat yang diketuai Sekda Aceh, tim dari KASN meminta kepada Tim Baperjakat Aceh untuk memberikan semua kelengkapan persyaratan dokumen pelantikan 33 pejabat eselon II maupun 20 pejabat eselon II yang diberhentikan.

Dermawan selaku Ketua Baperjakat memerintahkan Kepala Kepegawaian Aceh, Zulkifli Ahmad untuk memberikan seluruh dokumen persyaratan 33 pejabat eselon II yang telah dilantik maupun 20 orang yang diberhentikan itu.

Atas perintah Sekda, Kepala Kepegawaian Aceh, Zulkifli Ahmad memerintahkan Kepala Bidang dan Kasi yang membidangi kepegawaian untuk mengambil semua berkas dokumen persyaratan pejabat yang dilantik maupun yang diberhentikan. Termasuk SK pelantikan pejabat baru dan pemberhentian pejabat lama.

Mendapat perintah dari Sekda Aceh, untuk menyiapkan semua bahan pemberhentian maupun pelantikan pejabat eselon II yang dilakukan pada hari Jumat lalu itu, Zulkifli Ahmad ke luar ruang rapat.

Ia tampak menelepon anak buahnya untuk menyiapkan berkas dokumen pelantikan dan pemberhentian pejabat eselon II tersebut. Beberapa menit setelah Kepala Kepegawaian Aceh menelepon anak buahnya, pihak yang ditelepon langsung datang mengantar berkas dokumen pelantikan pejabat eseloan II yang baru ke ruang rapat Sekda Aceh, tempat rapat Tim Komisi ASN dengan Tim Baperjakat Aceh berlangsung.

Penyerahan dokumen pelantikan pejabat eselon II ke ruang rapat Tim KASN dengan Tim Baperjakat Aceh itu terjadi tiga gelombang. Kondisi ini membuat jadwal rapat menjadi panjang. Setelah semua dokumen persyaratan pelantikan pejabat yang diminta terkumpul, barulah Tim Komisi ASN menyampaikan surat kepada Sekda Aceh, agar mereka bisa dipertemukan dengan Gubernur Zaini Abdullah untuk mendengar alasan gubernur melakukan pemberhentian 20 pejabat eselon II yang baru dikukuhkan/dilantik 44 hari silam, dan alasan pelantikan 33 pejabat baru eselon II A dan B.

Setelah mendengar permintaan Tim KASN, Sekda Aceh Dermawan memanggil Asisten III Sekda Aceh, Kamaruddin Andalah untuk mengantar surat Komisi ASN kepada Gubernur Aceh, Zaini Abdullah di Pendapa Gubernur Aceh. Asisten III langsung mengambil surat itu dan mengantarkannya kepada Gubernur Zaini untuk mendapatkan jawaban bisa tidaknya Tim Komisi ASN bertemu gubernur.

Sekitar 30 menit kemudian, Asisten III Kamaruddin Andalah kembali ke ruang rapat Tim ASN dengan Tim Baperjakat untuk menyampaikan kabar bahwa gubernur bersedia menerima Tim KASN pukul 14.00 WIB.

Setelah mendapat jawaban dari gubernur, Tim Baperjakat dan Tim Komisi ASN, selesai shalat Zuhur dan makan siang, bergerak menuju Pendapa Gubernur. Pada pukul 14.25 WIB, gubernur sudah menunggu. Dalam pertemuan dengan KASN, Gubernur Zaini didampingi Sekda Dermawana, Kepala Inspektorat Aceh Muhammad, Kepala Dinas Keuangan Aceh, Jamaluddin, Kepala Biro Organisasi Ramli Daud, dan lainnya.

Dalam pertemuan dengan gubernur, Tim Komisi ASN lebih banyak mendengar penjelasan Zaini dan mencatatnya. Tim Komisi ASN baru juga bertanya jika yang dijelaskan gubernur belum jelas kedengarannya, barulah ditanya kembali ulang kepada gubernur.

Bila ada permintaan penjelasan teknis, gubernur minta kepala SKPA yang hadir untuk menambahkannya, sesuai bidangnya masing-masing. (her) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id