Shabela Segera Pimpin Aceh Tengah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Shabela Segera Pimpin Aceh Tengah

Shabela Segera Pimpin Aceh Tengah
Foto Shabela Segera Pimpin Aceh Tengah

* Ahmadi Cabup Terpilih Bener Meriah

TAKENGON – Pasangan Shabela Abubakar dan Firdaus (Shafda) bakal segera memimpin Aceh Tengah, menggantikan Ir H Nasaruddin MM yang telah menjadi bupati dua periode. Kabupaten tetangga, Bener Meriah, pasangan Ahmadi dan Sarkawi ditetapkan sebagai cabup dan cawabup terpilih periode 2017-2022.

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, menetapkan secara resmi pasangan cabup dan cawabup terpilih, hasil Pilkada serentak 15 Februari 2017. Penetapan dilakukan melalui rapat pleno terbuka KIP Aceh Tengah di aula Hotel Bayu Hill, Takengon, Kamis (16/3).

Paslon Shabela Abukabar-Firdaus ditetapkan sebagai pemenang Pilkada 2017 setelah berhasil meraup 32.548 suara sah atau 30,52 persen. Keduanya bersama ketua dan pengurus partai pendukung hadir, bersama seorang kandidat bupati lainnya, no urut 6, Saiful Effendi. Sedangkan paslon lainnya tidak hadir, kecuali Sekda Karimansyah I SE, mewakili bupati.

Rapat pleno yang berlangsung lancar dan tertib dipimpin Ketua KIP Aceh Tengah, Marwansyah dan didampingi seluruh komisioner penyelenggara, termasuk Panwaslih. Sejumlah petugas keamanan dari satuan Brimob, polisi dan TNI terlihat berjaga-jaga di dalam gedung maupun luar ruangan.

“Rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih ini, merupakan tahapan akhir penyelenggaraan Pilkada 2017 di Kabupaten Aceh Tengah,” jelas Marwansyah. Dikatakan, melalui surat keputusan ini, maka pelaksanaan Pilkada di Aceh Tengah telah bebas dari sengketa. “Hal itu dikuatkan dengan Surat Keputusan (SK) Mahkamah Konstitusi,” ujarnya.

Dia menyatakan jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilih sudah masuk kategori baik. “Penggunaan hak pilih masyarakat mencapai angka 82 persen. Tentu lebih baik jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain,” ucapnya. Setelah menutup rapat pleno terbuka, Marwansyah memberi apresiasi kepada sejumlah pihak, di antaranya kepada media.

“Meski ada pemberitaan tanpa konfirmasi, tapi sudahlah karena bagian dari dukungan terhadap penyelenggara Pilkada,” sebut Marwansyah. Dia juga memberi apresiasi kepada sejumlah anggota Forkopimda, pihak keamanan dan lainnya.

Sementara itu, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bener Meriah juga menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan Ahmadi-Sarkawi sebagai bupati terpilih di Mess Pemkab Bener Meriah, Redelong, Kamis (16/3)

Ketua KIP Bener Meriah, Muhtaruddin SE didampingi empat komisioner dalam sambutannya mengatakan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati untuk Bener Meriah sudah selesai. “Alhamdulillah, tahapan penyelenggaraan Pilkada rampung, seperti pemungutan, perhitungan dan rekapitulasi hasil perolehan suara pasangan calon,” kata Muhtaruddin.

Disebutkan, pasangan calon nomor urut 3, Ahmadi SH – Tgk H Sarkawi sebagai pasangan calon dengan perolehan suara terbanyak yakni 29.767 suara dari 78.274 suara sah atau sekitar 38,03 persen. Dia menjelaskan, penetepan tersebut merupakan amanah peraturan PKPU nomor 7 tahun 2016 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati.

Muhtaruddin menyatakan dalam lampiran peraturan tersebut juga menyinggung mekanisme pengajuan kepada pihak terkait. Menurutnya, jika tidak ada pengajuan permohonan sengketa perselisihan hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK), maka penetepan paslon Bupati yang terpilih tersebut dilaksanakan pada 14-16 Maret 2017.

Sedangkan Untuk pengajuan Bupati terpilih kepada DPRK dilaksanakan pada 15-17 Maret 2017, Disebutkan, dari 50 perkara sengketa Pilkada yang masuk ke MK, tidak tercantum nama Kabupaten Bener Meriah, sehingga penetapan bupati terpilih dapat terlaksana dengan baik tanpa ada kendala yang berarti.

Rapat pleno terbuka itu dihadiri oleh bupati terpilih, Ahmadi-Sarkawi, juga kandidat no urut 5, Drs T Islah. Kemudian, Kapolres Bener Meriah, AKBP Deden Soemantri, Ketua Kejari, Bambang Panca SH, DPRK Bener Meriah, Darwinsyah, Tgk Usman Yakop, serta Ketua Panswalih, Khairul Akhyar.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Eko Wahyudi yang hadir dalam rapat pleno terbuka menegaskan konsolidasi demokrasi di tengah-tengah masyarakat tidak boleh terkotak-kotak lagi, tetapi seluruhnya bersatu membangun negeri ini. “Konsolidasi demokrasi ini penting dilakukan dan mari kita semua kembali bersama untuk membangun daerah ini ke depan,” kata Eko Wahyudi.

Demikian juga yang disampaikan Ketua KIP Bener Meriah, Muhtaruddin, dimana seluruh kepada unsur Forkopimda dan pimpinan partai politik harus dapat menjalankan konsolidasi demokrasi. Dia berharap tidak lagi terpecah-pecah dan terkotak, seperti pada masa tahapan penyelanggaraan Pilkada sebelumnya.

“Konsolidasi demokrasi ini penting untuk dilakukan guna menggabungkan kembali elemen-elemen demokrasi untuk bersama-sama secara padu membangun, memfasilitasi dan merawat demokrasi politik di Bener Meriah, “ harap Muhtaruddin.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh memohon pamit kepada masyarakat Bener Meriah. Dia menyampaikan hal itu dalam acara Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) kedua, di Kampung Cemparam jaya, Kecamatan Mesidah yang dihadiri ratusan anggota masyarakat.

Dia menyatakan kehadirannya pada acara tersebut merupakan yang terakhir, karena masa jabatan yang diembannya akan segera berakhir. “Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Bener Meriah, mungkin selama ini, bapak dan ibu kurang terladeni oleh saya serta keluarga. Sekali lagi saya mohon diperbanyak maaf,” kata Rusli M Saleh.

Dia juga berharap kepada bupati terpilih agar kegiatan BKMT terus berjalan, karena sebagai tempat perkumpulan para majlis taklim di Bener Meriah. Dia juga meminta kepada seluruh Reje (Kepala Kampung), untuk mengelola penggunaan dana desa secara proporsional, dan menjalankan seluruh administrasi dengan teliti.

“Hal Ini penting saya sampaikan, karena jika salah dalam pengelolaan dan administrasi, bisa menimbulkan permasalahan bagi para reje dan aparatur Fkampung,” sebutnya. Turut hadir dalam pelakanaan BKMT tersebut, unsur orkopimda, Forkopimda Plus, peran gkat Kecamatan Mesidah, para reje kampung, mukim kampung, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu pengajian.(my/c51) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id