Penyidik belum Terima Hasil Visum Korban Cabul | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Penyidik belum Terima Hasil Visum Korban Cabul

Foto Penyidik belum Terima Hasil Visum Korban Cabul

* Oknum Polisi Diperiksa Intensif

BANDA ACEH – Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Aceh, hingga Jumat (4/3) belum menerima hasil visum korban pencabulan Seruni (16) siswi SMA Aceh Besar, yang diduga dicabuli dua anggota Polsek Krueng Raya, Aceh Besar, yakni Brigadir DA dan Bripka DP.

“Kami belum terima hasil visumnya, kemungkinan Senin besok hasil visumnya sudah ada,” kata Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Drs Nurfallah, kepada Serambi, Jumat (4/3).

Didampingi penyidik Unit PPA Polda Aceh, Kombes Nurfallah mengatakan sejumlah saksi telah dimintai keterangannya terkait dugaan kasus asusila yang diduga dilakukan oleh kedua oknum Polisi itu. Para saksi yang dimaksud, di antaranya tiga rekan korban, pihak keluarga serta orang tua para saksi yang menjemput anak-anaknya malam itu ke Polsek Krueng Raya. Tiga rekan korban yang telah dimintai keterangannya lanjut Nurfallah, menceritakan kejadian sama seperti yang dialami korban, yakni mereka dihentikan oleh dua anggota polisi, lalu dibawa ke Polsek Krueng Raya hingga ketiga rekannya diizinkan pulang setelah dijemput oleh orang tuanya masing-masing. “Hanya sebatas itu yang diketahui oleh saksi. Selebihnya apa yang terjadi setelah korban ditinggal sendiri di Polsek, para saksi itu mengaku tidak tahu,” jelasnya.

Dir Reskrimum Polda Aceh juga menyebutkan Senin ini, (7/3) penyidik juga menjadwalkan akan memeriksa personel yang ada di Polsek Krueng Raya malam itu dan mengetahui saat Brigadir DA dan Bripka DP berpamitan dengan alasan mengantar Seruni pulang ke rumahnya.

Sementara itu, kedua anggota Polesk Krueng Raya yang diduga mencabuli siswi SMA di Aceh Besar itu, masih diperiksan secara intensif di Propam Polda Aceh. “Kedua oknum polisi itu masih diperiksa secara marathon serta dalam pengawasan ketat petugas,” ungkap Kombes Nurfallah.

Meski demikian sejauh ini belum ada penetapan status tersangka bagi kedua anggota yang diduga melakukan perbuatan asusila itu, dikarenakan pemeriksaan belum tuntas. Seperti diberitakan sebelumnya, dua anggota Polsek Krueng Raya, masing-masing Brigadir DA dan Bripka DP dituduh telah mencabuli seorang siswi SMA di Aceh Besar. Kasus memalukan itu telah dilaporkan orang tua korban ke Polda Aceh. Dugaan pelecehan seks yang menimpa korban, sebut saja namanya Seruni (16), terjadi Sabtu 20 Februari 2016 lalu.

Korban Seruni dicegat anggota Polsek Krueng Raya saat bersama tiga temannya (dua pria satu wanita), dan malam itu juga dibawa ke Mapolsek. Ironisnya, ketiga temannya itu didiperbolehkan dijemput oleh orang tuanya masing-masing. Malah ketika orang tua teman-temannya itu minta untuk mengantar Seruni ke rumahnya juga dilarang anggota polisi itu dengan alasan mereka yang akan mengantarkannya.

Ternyata, lapor orang tua korban, anaknya justru dibawa ke jalan lintas Ie Seu-Uem-Blangbintang, sehingga perbuatan cabul itu terjadi. Selanjutnya, Seruni juga tak diantar ke rumah orang tuannya, tetapi menjelang subuh remaja putri itu diantar ke rumah salah satu temannya yang sama-sama ditangkap itu malam itu.(mis/mir) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id