Polisi Masih Usut Kasus Pengeroyokan Pelajar SMP | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Masih Usut Kasus Pengeroyokan Pelajar SMP

Foto Polisi Masih Usut Kasus Pengeroyokan Pelajar SMP

LHOKSEUMAWE – Arju Ikram, pelajar kelas III SMPN 2 Lhokseumawe, sejak Kamis (3/3) mulai sekolah lagi, setelah dirawat di rumah sakit akibat dikeroyok temannya. Sementara itu, polisi masih mengusut kasus ini karena orang tua Arju tak mau berdamai.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono, melalui Kapolsek Banda Sakti Iptu Ramli Ishak, Jumat (4/3) menyebutkan, pihak terlapor dan pihak sekolah memang sudah berupaya menyelesaikan perkara tersebut secara damai. Namun, sampai sekarang, pihak keluarga Arju belum mau berdamai.

Alasannya, keluarga Arju ingin mengetahui terlebih dulu bagaimana hasil scanning kepala. Bila tidak ada masalah di kepala, maka baru mau berdamai. “Mungkin Senin ini, kepala Arju akan discanning. Bila bermasalah, maka kasusnya tetap lanjut,” kata Iptu Ramli.

Karena itu, sampai saat ini polisi masih mengusut dugaan kekerasan ini. Penyidik sudah memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk mengambil hasil visum. “Dalam waktu dekat kita juga akan memeriksa terlapor dengan meminta pihak sekolah menghadirkan mereka. Mereka hanya dimintai keterangan, tidak ditahan,” kata Ramli.

Sementara Kepala SMPN 2 Lhokseumawe, Sri Aryati Spd MPd menyatakan, Arju sudah mulai sekolah pada Kamis (3/3). “Penyelesaian secara damai masih terus kita upayakan. Kita semua berharap kasus ini bisa segera selesai dengan damai, apalagi mengingat sekarang ini sudah menjelang ujian nasional,” demikian Sri Aryati.

Diberitakan sebelumnya, Arju Ikram (15), pelajar kelas III SMPN 2 Lhokseumawe, harus diopname di Rumah Sakit Kasih Ibu, setelah ia mengaku dikeroyok delapan pelajar lainnya di dalam kelas, Jumat (26/2). Orang tua korban lalu melaporkan kasus itu ke Polsek Banda Sakti.(bah) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id