Golkar Usung Kader Sendiri untuk Cagub | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Golkar Usung Kader Sendiri untuk Cagub

Foto Golkar Usung Kader Sendiri untuk Cagub

* Kader Minta Aburizal Umumkan Setelah Musda

BANDA ACEH – Partai Golkar sepertinya sudah pasti akan mengusung kader sendiri sebagai calon gubernur Aceh. Apalagi belum lama ini, salah seorang kadernya, TM Nurlif, telah mengumumkan akan maju dalam pilkada nanti, meski dukungan dari partai saat itu masih belum jelas.

Wakil Ketua Umum Golkar, Nurdin Halid, menegaskan, Golkar tetap akan memprioritaskan kader sendiri. “Kita prioritasan kader sendiri. Jika tidak ada, kita lihat tokoh lain di luar partai. Jika tidak ada juga, tentunya kita lihat partai lain. Politik ini kan mencair, ia bisa berkompromi,” ujarnya kepada Serambi, Sabtu (5/3).

Meski demikian, Nurdin Halid mengakui bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sampai sekarang belum membicarakan hal tersebut. Oleh karena itu masih belum ada keputusan siapa yang akan diusung Partai Golkar Aceh sebagai kandidat bakal cagub Aceh.

“Ini biasanya kita jaring dari bawah, dari DPD II, nanti ke DPD I, dan baru diajukan ke DPP. Untuk Aceh saat ini belum ada, pastinya ini tugas pengurus baru untuk melakukan hal itu,” katanya.

Nurdin Halid saat ini memang sedang berada di Banda Aceh dalam rangka menghadiri Musda ke-10 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Aceh yang berlangsung di Hotel Oasis, Sabtu-Senin (5-6/3) hari ini. Musda dijadwalkan akan dibuka oleh Ketua Umum DPP Golkar, Aburizal Bakrie.

Sementara itu, pengurus dan kader Golkar Aceh berharap Aburizal mengumumkan nama calon gubernur yang akan diusung dalam acara Musda hari ini. Hal ini dianggap penting agar kader bisa bergerak mensosialisasikan kepada masyarakat Aceh.

“Untuk calon gubernur, kita perlu mengumumkan secepatnya untuk disosialisasikan kepada masyarakat,” kata Ketua DPD II Partai Golkar Bireuen, Saifannur, kepada Serambi, Minggu (5/3).

Hal ini cukup beralasan mengingat pelaksanaan pilkada tinggal 11 bulan lagi. Dengan sisa waktu yang ada itu, masa sosialisasi menurutnya tinggal sedikit, sehingga semakin cepat nama calon diumumkan, maka akan semakin baik.

“Sebaiknya diumumkan hari ini setelah musda, sehingga saat semua kader kembali ke daerah, mereka bisa langsung bekerja mensosialisasikan calon gubernur dari Golkar,” ucapnya.

Untuk diketahui, Golkar memiliki sembilan kursi di DPRA. Ditambah satu kursi dari PKPI, maka total menjadi 10. Sementara untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur, butuh 13 kursi. Menurut Saifannur, mencari tambahan tiga kursi lagi bukanlah suatu hal yang susah.

Musda Golkar Aceh yang berlangsung Sabtu dan Minggu hari ini mengangkat tema ‘Solid Terkonsolidasi, Efektif Mengemban Misi, Berjaya Dikala Pemilu’. Salah satu agendanya adalah memilih kepengurusan yang baru, menyusul berakhirnya masa kepengurusan yang lama.

Disebut-sebut, ada tiga nama yang akan bersaing ketat memperebutkan posisi Ketua Golkar Aceh yang sebelumnya dipegang oleh Drs H Sulaiman Abda.

Ketiga nama tersebut adalah T M Nurlif, mantan anggota DPR RI; Yusuf Ishak, Plt Ketua DPD Golkar Aceh; dan Faisal Oesman, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh Besar. Sementara Sulaiman Abda, memastikan dirinya tidak akan maju lagi.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Nurdin Halid, berharap musda berlangsung demokratis, rekonsiliasif, dan berkeadilan serta harus sesuai dengan norma aturan AD/ART partai.

Musda lanjutnya, akan sangat berpengaruh bagi partai untuk berkompetisi dalam pilkada nanti. “Tidak hanya Pilkada 2017, tapi musda Golkar Aceh juga akan berpengaruh untuk pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019 nanti. Ini waktunya hanya tiga tahun lagi, sangat singkat,” kata Nurdin Halid.

Nurdin meminta, semua kader Partai Golkar di Aceh untuk merapatkan barisan dan tetap solid untuk menyongsong tahun politik yang tak lama lagi, khususnya untuk perhelatan Pilkada Aceh tahun depan.

Menurutnya, tantangan terbesar pengurus baru nanti adalah melakukan persiapan matang untuk menghadapi Pilkada 2017.(dan/her) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id