Usut Kasus Rp 650 M untuk Mantan GAM, Jaksa Sudah Bentuk Tim Khusus | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Usut Kasus Rp 650 M untuk Mantan GAM, Jaksa Sudah Bentuk Tim Khusus

Usut Kasus Rp 650 M untuk Mantan GAM, Jaksa Sudah Bentuk Tim Khusus
Foto Usut Kasus Rp 650 M untuk Mantan GAM, Jaksa Sudah Bentuk Tim Khusus

URI.co.id, BANDA ACEH – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Raja Nafrizal SH melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati Aceh, Amir Hamzah SH mengatakan bahwa pihaknya sudah membentuk tim khusus yang bertugas mengusut kasus dugaan penyelewengan dana sebesar Rp 650 miliar yang digelontorkan Pemerintah Aceh untuk eks kombatan GAM pada tahun 2013.

“Pihak Kejati sudah membentuk tim. Tim itu kalau tidak silap ada 11 tim. Ke 11 tim ini sekarang ini sedang bekerja,” kata Amir Hamzah di ruang kerjanya, Rabu (15/3/2017).

Hal itu disampaikan setelah Koordinator Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani mempertanyakan posisi kasus yang sebelumnya dilaporkan pihaknya pada Rabu, 24 Januari 2017.

Amir menjelaskan, pembentukan tim tersebut sebagai bentuk keseriusan pihaknya dalam menangani kasus tersebut. Ke 11 tim itu nantinya akan bertugas memeriksa 11 dinas yang menggelola dana yang diperuntukkan untuk pemberdayaan mantan kombatan GAM.

“Saat ini tim 11 tersebut sedang mempelajari kembali semua laporan itu,” ujarnya.

Sekedar menginggatkan, kasus ini mencuat dalam debat calon gubernur/wakil gubernur Aceh tahap II di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Rabu, 11 Januari 2017.

Keberadaan dana tersebut disoal oleh cagub nomor urut 2, Zakaria Saman (Apa Karya) kepada cagub nomor 4, dr Zaini Abdullah dalam sesi tanya jawab. Padahal, sebelumnya masyarakat tidak pernah tahu soal adanya penyimpangan dana tersebut.

Pada Rabu 24 Januari 2017, GeRAK Aceh melaporkan kasus tersebut ke Kejati Aceh. Laporan itu diserahkan oleh Koordinator GeRAK, Askhalani didampingi Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi KorupsiGeRAK, Hayatuddin Tanjung kepada Kajati Aceh, Raja Nafrizal SH.

Setelah dilaporkannya kasus tersebut, sejumlah pihak mendesak jaksa untuk serius mengusut kasus itu, hingga adanya demo dari Masyarakat Pro Demokrasi. (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id