Tuntut Diaspal, Warga Blokir Jalan Alternatif Krueng Tingkeum | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tuntut Diaspal, Warga Blokir Jalan Alternatif Krueng Tingkeum

Tuntut Diaspal, Warga Blokir Jalan Alternatif Krueng Tingkeum
Foto Tuntut Diaspal, Warga Blokir Jalan Alternatif Krueng Tingkeum

URI.co.id, BIREUEN – Ruas jalan alternatif di sebelah utara persisnya sebelah timur Krueng Tingkeum, Kutablang Bireuen ditutup atau diblokir selama dua jam mulai pukul 15.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB, Rabu (15/03/2017) di kawasan Desa Cot Mee oleh warga setempat, karena berdebu dan meminta segera diaspal.

Puluhan unit kendaraan dari arah Banda Aceh tujuan Medan tertahan sepanjang 2 KM lebih pada lintasan tersebut, penutupan baru dibuka setelah hadir Kepala Polisi Sektor (Kapolsektor) Kutablang, Aiptu Azharuddin memberikan pemahaman dan meminta pengertian masyarakat agar ruas jalan tersebut segera dibuka.

Amatan URI.co.id, puluhan unit kendaraan tertahan mulai dari Desa Rancong Kutablang sampai ke Desa Cot Mee karena telah diletakkan kursi bambu di badan jalan tersebut.

Selain kursi bambu juga terdapat ban bekas.

Beberapa warga memegang karton bertuliskan ‘Anda memasuki kawasan berdebu mohon segera diaspal, jangan bunuh kami dengan debu, kami butuh jalan diaspal’ dan beberapa tulisan lainnya.

Syarfizal Abdullah, warga setempat kepada URI.co.id mengatakan, penutupan jalan tersebut karena berdebu, penyiraman yang dilakukan asal-asalan, setiap saat masyarakat yang bertempat tinggal berjarak puluhan meter dengan jalan menghirup debu jalan.

Penutupan sebagai bentuk protes agar penyiraman dilakukan setiap jam sehingga jalan tidak berdebu kemudian dilakukan pengaspalan.

Kapolsektor Kutablang, Aiptu Azharuddin tiba di lokasi dan memberikan pemahaman kepada warga dan mengharapkan pemblokiran jalan segera dibuka mengingat sudah puluhan kendaraan tidak bisa lewat.

Warga bersama Kapolsektor memindahkan perintang jalan dan aspirasi masyarakat disampaikan kepada dinas terkait atau pemerintah daerah. (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id