Korban Banjir Tagih Janji | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Korban Banjir Tagih Janji

Korban Banjir Tagih Janji
Foto Korban Banjir Tagih Janji

* Pemkab Dituding tak Penuhi Bantuan

SINGKIL – Korban banjir bandang di Desa Mukti Jaya, Kecamatan Singkohor, Aceh Singkil sudah setahun lebih hanya menunggu janji kosong Pemkab Aceh Singkil. Bahkan sekadar bantuan satu lembar seng untuk memperbaiki rumah yang hancur diterjang banjir tak pernah disalurkan pemerintah kepada para korban.

Padahal Pemkab setempat pada 3 Februari 2016 lalu atau tiga hari pasca banjir bandang, menjanjikan akan merelokasi para korban dari pinggir sungai ke tempat aman dengan memberi bantuan rumah. “Hingga tahun berganti janji itu tidak pernah terealisasi. Bantuan rumah tidak pernah kami terima, kami tidak tahu apa alasannya,” kata Samiun, kepala Desa Mukti Jaya kepada Serambi kemarin.

Menurut Samiun, sebanyak 12 kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak parah sudah pindah ke tempat aman. Para korban juga sudah membangun rumah dengan biaya sendiri dari lokasi semula walau sangat sederhana. Camat Singkohor Zulhelmi yang dikonfirmasi Serambi membenarkan bantuan rumah bagi korban banjir bandang belum terealisasi.

Ia mengaku belum tahu penyebabnya. “Kami tidak tahu mengapa bantuan rumah juga belum terealisasi untuk korban banjir,” kata Zulhelmi.

Sebagaimana diberitakan pada 3 Februari 2016, Bupati Aceh Singkil Safriadi bersama unsur Muspida ketika menemui korban banjir bandang di Balai Desa Mukti Jaya, meminta warga pindah. Kala itu bupati menyatakan akan membangun rumah di lokasi yang baru.

Menurut Camat Singkohor Zulhelmi selain rumah bantuan, jembatan di Desa Lae Sipolah, yang rusak terkena banjir bandang nasibnya juga sama belum diperbaiki. Akibatnya, transportasi warga menjadi terganggu. Termasuk kendaraan dari Singkohor menuju Subulussalam atau sebaliknya melalui jalan alternatif ke Kring Jala, tidak dapat melintas.(de) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id