Galian C Mulai Ditertibkan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Galian C Mulai Ditertibkan

Foto Galian C Mulai Ditertibkan

* Pemkab Bireuen Bentuk Tim Khusus

BIREUEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sudah membentuk satu tim khusus yang bertugas mendata, mengevaluasi, serta menertibkan usaha-usaha galian C yang ada di kabupaten tersebut. Penertiban usaha galian C ini, salah satunya bertujuan untuk menghindari bencana alam banjir bandang dan abrasi, seperti yang terjadi baru-baru ini.

Bupati Bireuen, H Ruslan M Daud kepada Serambi, Sabtu (5/3) mengatakan, penertiban galian C sudah mulai dilakukan oleh tim khusus tersebut. Langkah pertama yang sudah dilakukan tim adalah mendata semua galian C yang ada di Bireuen. Hasil pendataan, kata Ruslan, jumlah galian C di wilayah itu mencapai 600 tempat atau lokasi.

Setelah pendataan lokasi, sambung Bupati, tim akan mencari tahu pengelolanya lalu memeriksa apakah mereka memiliki izin usaha atau tidak. Bagi usaha-usaha yang sudah memiliki izin, akan dipelajari lagi sejauhmana usaha tersebut memberi manfaat atau mendatangkan mudharat bagi masyarakat banyak.

“Jika hasil telaah tim nanti, usaha galian C tersebut lebih banyak mendatangkan mudharatnya dari pada manfaatnya, maka usaha galian C tersebut akan ditutup atau izinnya tidak diperpanjang lagi,” kata Bupati Ruslan.

Sedangkan bagi usaha galian C yang belum mengantongi izin, kata Bupati, tim akan mempelajari manfaat dan musharatnya telebih dulu. Jika lebih banyak manfaatnya, maka pengelolanya diminta untuk mengurus izin usahanya. Bupati Ruslan memastikan akan ada usaha galian C yang akan dihentikan atau izinnya dicabut, karena merusak lingkungan yang akan mendatangkan masalah di kemudian hari.

“Banyak sisi yang akan ditinjau oleh tim gabungan khusus menyangkut usaha galian C. Intinya, usaha galian C yang ada di Bireuen saat ini berjumlah 600 usaha, akan segera ditertibkan dan tim sudah mulai bertugas sejak dua minggu lalu,” katanya.

Sementara itu, Bupati menambahkan, pemerintah tak mungkin menutup seluruh galian. Sebab kegiatan pembangunan insfrastruktur pemerintah membutuhkan berbagai material bangunan seperti pasir, batu, dan lainnya. Apalagi tahun ini anggaran pembangunan desa juga bertambah. Tentu akan banyak proyek pembangunan yang dikerjakan yang membutuhkan material galian C.

Diakui Ruslan, ada puluhan usaha galian C yang menurut laporan sementara di lokasi tersebut pada suatu saat mendatangkan mudharat bagi masyarakat banyak. Contohnya, usaha galian C tidak boleh dekat jembatan karena akan meruntuhkan fondasi jembatan dan dampak lainnya. Begitu juga usaha galian C dekat fasilitas umum yang nantinya fasilitas umum tersebut akan rusak.(yus) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id