Jambu Madu, Tanaman Primadona Baru Kaum Ibu | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jambu Madu, Tanaman Primadona Baru Kaum Ibu

Foto Jambu Madu, Tanaman Primadona Baru Kaum Ibu

BANDA ACEH – Satu lagi varietas baru dari tanaman jambu air. Jambu ini kerap dinamakan jambu madu. Sepanjang tahun 2015 hingga sekarang, bibit dan jambu madu laris manis diburu pembeli terutama kalangan ibu-ibu.

Penjual bibit dan buah jambu madu, Gunawan kepada Serambi, Sabtu (5/3) mengatakan, bibit jambu itu dibudidaya di Stabat, Sumatera Utara dan didatangkan ke Aceh khususnya Banda Aceh 12 hari sekali dengan total 250 batang bibit.

Dalam sehari, Gunawan mampu menjual lima bibit pohon ukuran besar dalam polibag dengan harga Rp 300 ribu. Sementara bibit ukuran kecil yang dijual Rp 50 ribu per batang mampu terjual 10-15 bibit per hari.

Sedangkan bibit untuk yang ditanam dalam pot dan siap panen, Gunawan menjualnya Rp 500 ribu per pot. “Pohon jambu madu ini mulai booming di Banda Aceh dalam dua tahun ini. 250 batang yang kami bawa biasanya habis terjual dalam 12 hari,” jelasnya.

Disebutkan, jambu madu itu ada dua macam yaitu berwarna haijau dan merah. “Kebanyakan ibu-ibu lebih suka bibit jambu madu yang buahnya berwarna hijau. Keunggulannya, jambu jauh lebih manis dan pohonnya selalu berbuah tanpa mengenal musim,” ujar Gunawan.

Penjual jambu madu asal Stabat, Iwan yang memasarkan bibit dan jambu madu ke Banda Aceh, mengatakan, jambu madu itu memiliki tiga keunggulan lain yaitu gampang berbuah, tempat ditanam tak perlu lahan luas, dan terus berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim.

Di Langkat dan Kota Medan, sebutnya, jambu madu juga sangat diminati konsumen. Sehingga petani kewalahan dalam memenuhi permintaan pasar. “Di Banda Aceh juga begitu. Hari ini (Sabtu-red) saya mengantar pesanan orang bibit 250 batang,” tandas Iwan.(avi) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id