Jendela Kapal Batu Karang di Batas Samudra Hindia | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jendela Kapal Batu Karang di Batas Samudra Hindia

Jendela Kapal Batu Karang di Batas Samudra Hindia
Foto Jendela Kapal Batu Karang di Batas Samudra Hindia

* Melihat Pesona Ujung Teluk Nibung

Pemandangan Ujung Batu menyuguhkan nuansa berbeda dari destinasi wisata lainnya di gugusan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil. Hantaman ombak tak terbilang ke dinding karang menciptakan maha karya alam luar biasa. Bukan pesona alam saja yang ditawarkan, namun batu karang mirip jendela kapal di kawasan itu juga menyisakan kisah legenda. Konon bebatuan tersebut merupakan bangkai kapal yang terdampar berabad-abad silam. Kapal itu kandas lantaran sang pemiliknya seorang anak yang durhaka kepada ibunya.

Sayangnya para orang tua yang mengetahui cerita lengkap jendela kapal Ujung Batu, telah tiada. Sehingga kisahnya sirna termakan usia. “Batu mirip jendela kapal di Ujung Batu, ceritanya kapal milik anak durhaka yang kandas. Tapi yang mengetahui cerita lengkap sudah tidak ada lagi,” ujar Novri yang memandu Serambi bersama anggota DPRK Aceh Singkil, Taufik saat dalam perjalanan menuju Ujung Batu, Kamis (9/3) lalu.

Selain batu jendela kapal, penduduk setempat juaga menamai batu anjing untuk salah satu sembulan batu karang terpisah yang ada di kawasan itu. Sebab batu tersebut bentuknya mirip binatang. Terlepas dari kisah legenda yang sulit dicerna logika, jajaran batu karang Ujung Batu, sepanjang tiga ratus meter menjadi benteng alam pertahanan Pulau Teluk Nibung.

Keberadaan bebatuan itu tetap utuh walau setiap musim angin Barat diterjang ombak Samudera Hindia. Ujung Batu Teluk Nibung dapat ditempuh dalam waktu hanya 20 menit menggunakan speed boat dari Pulau Balai ibukota Kecamatan Pulau Banyak. Ikhwalnya tidak setiap saat Ujung Batu, bisa dikunjungi. Para pengunjung harus cermat membaca kondisi cuaca.

Hindari musim angin Barat, sebab ombak besar akan menjadi penghadang. Waktu yang tepat bersantai disarankan ketika musim angin Timur. “Kalau sedang musim angin Barat, tidak bisa. Ombaknya besar,” kata Novri.

Pesona alam Ujung Batu Teluk Nibung memang menyuguhkan pemandangan yang memesona dengan pantulan permukaan air lautnya biru toska. Kejernihan airnya bagai cermin hingga koloni ikan yang berenang di dasar laut dapat terlihat jelas. Terkadang raga tak tertahan segera ingin mencebur berenang bebas menuju tepi.

Selain itu juga terdapat bebatuan berbentuk gua, terowongan, menyerupai hewan menyendiri seolah muncul dari dasar laut. Ada juga yang membentuk lubang-lubang lonjong berderet persis jendela kapal. Jadi tak salah jika Anda suatu saat nanti berlibur, datanglah ke Ujung Batu Teluk Nibung, karena pesonanya akan memberi Anda sesensasi berbeda dalam berwisata petualang.(dede rosadi) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id