Mendagri Diminta Keluarkan Surat Edaran; Mana Pejabat Legal dan Ilegal? | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mendagri Diminta Keluarkan Surat Edaran; Mana Pejabat Legal dan Ilegal?

Mendagri Diminta Keluarkan Surat Edaran; Mana Pejabat Legal dan Ilegal?
Foto Mendagri Diminta Keluarkan Surat Edaran; Mana Pejabat Legal dan Ilegal?

URI.co.id, BANDA ACEH – Pengamat Politik dan Keamanan Aceh, Aryos Nivada menyarankan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan surat edaran (SE) yang intinya mempertegas posisi kabinet yang illegal dan legal di lingkungan Pemerintah Aceh.

Hal ini dinilai mendesak agar masyarakat memiliki pegangan apabila suatu saat terjadi sesuatu.

Pernyataan ini disampaikan kepada URI.co.id, Senin (13/3/2017) menyikapi persoalan yang sedang hangat saat ini yaitu pergantian 20 pejabat eselon II dan pelantikan 33 pejabat eselon II baru oleh Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah pada 10 Maret 2017 yang dinilai melanggar aturan.

Pergantian itu pun menuai perlawanan dari 17 pejabat yang dicopot.     

“Dengan demikian rakyat Aceh memiliki pegangan apabila terjadi sesuatu di kemudian hari. Apabila Mendagri menilai kabinet yang dilantik saat ini oleh Zaini Abdullah cacat hukum, maka Mendagri harus memfasilitasi pengalihan dari pejabat ilegal ke pejabat lama yang legal,” katanya.

Pergantian dan pelantikan ala Gubernur Zaini dinilai cacat prosedur sebab bertentangan dengan Pasal 71 ayat (2) UU Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada, yaitu melarang kepala daerah melakukan pergantian pejabat sebelum enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri.

Menurut Aryos, apabila adanya pembiaran atas kebijakan Zaini dikhawatirkan akan berdampak luas. Dikatakannya, bisa jadi kabupaten/kota dan provinsi lainnya di Indonesia akan mencontoh apa yang dilakukan oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

“Jangan sampai ini menjadi masalah meluas hingga menjadi masalah nasional,” ujar dia. (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id