Golkar Tetap Berkarya Demi Rakyat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Golkar Tetap Berkarya Demi Rakyat

Foto Golkar Tetap Berkarya Demi Rakyat

GOLKAR merupakan salah satu organisasi sosial politik yang ikut berperan besar dalam melahirkan era reformasi. Dengan jumlah anggota Fraksinya yang mayoritas di DPR RI dari hasil Pemilu 1997, Golkar memainkan peran penting dalam melahirkan Undang-undang tentang Partai olitik dan undang-undang yang mengatur tentang pemilihan umum, sehingga lahirnya begitu banyak partai politik peserta pemilu tahun 1999.

Tidak sedikit kader Golkar yang ikut berperan aktif membidani lahirnya partai-partai. Bahkan di antaranya memegang peran penting di berbagai kementerian dan lembaga, juga sebagai pejabat publik lainnya, baik di tingkat pusat maupun di daerah-daerah. “Demikian juga halnya di berbagai organisasi nonpemerintah, termasuk di lingkungan dunia usaha, kader Partai Golkar senantiasa mendapat tempat untuk berperan,” ungkap mantan Wasekjen DPP Golkar, Drs Teuku Muhammad Nurlif, di Banda Aceh, Sabtu (5/3).

TM Nurlif pernah menjabat Anggota DPR RI dari Golkar selama tiga periode. Di bidang olahraga, Nurlif pernah menjabat anggota Exco PSSI dan kini dipercaya sebagai Ketua Komite Etik PSSI. Sementara untuk bidang sosial kemasyarakatan, Nurlif saat ini menjabata sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP). Ia juga aktif sebagai pengurus organisasi paguyuban masyarakat Aceh di Jakarta, yaitu Taman Iskandar Muda (TIM). Kiprah kader Golkar di berbagai bidang ini, kata Nurlif, menunjukkan sesungguhnya PartaiGolkar dan kadernya telah menjadi aset politik nasional, sebagai mitra strategis bagi semua elemen dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, dengan tetap memegang teguh doktrin “Karya Kekaryaan” serta konsisten dengan ikrar “Partai Golkar Panca Bhakti”.

Dalam perjalanannya sebagai partai yang dinamis dan terbuka, Partai Golkar juga pernah mengalami turbulensi politik, termasuk yang dialami dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini. Namun dengan pengalaman, kematangan, kesabaran, dan rasa memiliki yang tinggi dari kader, pada akhirnya dapat menemukan jalan untuk keluar dari turbulensi (badai politik) itu dengan penuh keharuman. Sekarang, “badai sudah berlalu” dan “seluruh kader Partai Golkar semakin bersatu”.

Tidak hanya di puncak Beringin, tapi yang sangat membesarkan hati adalah telah mempersatukan kembali seluruh keluarga besar Partai Golkar sampai ke akar-akarnya. Nurlif memandang keberhasilan Golkar menemukan jalan keluar dari badaipolitik itu tidak hanya menjadi pengalaman yang sangat berharga, tetapi telah pula menjadi energi baru yang telah memompa semangat seluruh kader untuk semakin TEGAR, BERKARYA, dan BERJUANG bersama-sama rakyat untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi.

“Saya yakin Musyawarah Daerah ke-10 DPD 1 Partai Golkar Provinsi Aceh akan berlangsung secara demokratis dan dinamis, serta mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis. Sehingga dapat semakin memperkuat solidaritas, serta mampu berkarya secara positif yang bermanfaat untuk rakyat,” ujar Nurlif terkait keikutsertaannya dalam Musda, hari ini. Sesungguhnya, jika Partai Golkar dengan kadernya berjuang dan berkarya memperhatikan anak yatim, membantu orang miskin, berusaha keras untuk merawat perdamaian,bersungguh-sungguh meningkatkan kualitas pendidikan untuk mencerdaskan rakyat, mengaktualisasikan gagasan untuk mewujudkan kesejahteraanmasyarakat, maka itu merupakan bagian dari ibadah melalui kerja-kerja peran politik.

Oleh karena itu, sepatutnya PartaiGolkar memiliki kepengurusan yang berfungsi sampai ke tingkat desa/ gampong, sehingga memahami kondisi dan aspirasi rakyat, mulai di tingkat yang paling basis. Dengan demikian maka tepatlah jika “Suara Golkar Suara Rakyat”. Partai Golkar memiliki potensi untuk itu dan jalan terbuka lebar.(adv) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id