Tiga Kecamatan di Tamiang Rawan Penyelundupan Narkoba | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tiga Kecamatan di Tamiang Rawan Penyelundupan Narkoba

Tiga Kecamatan di Tamiang Rawan Penyelundupan Narkoba
Foto Tiga Kecamatan di Tamiang Rawan Penyelundupan Narkoba

KUALASIMPANG – Tiga kecamatan yang berada di pesisir Kabupaten Aceh Tamiang, yakni Kecamatan Bendahara, Manyak Payed, dan Kecamatan Seruway, rawan penyeludupan narkoba, khususnya jenis sabu-sabu dan ekstasi asal luar negeri.

Camat Bendahara, Ibnu Hajar Kamis (9/3) mengatakan, tiga kecamatan pesisir ini rawan penyelundupan narkoba, karena merupakan pintu masuk ke daratan Aceh dari Selat Malaka. Rawannya daerah pesisir ini, terlihat dari beberapa warga Kecamatan Bendahara yang ditangkap aparat penegak hukum beberapa waktu lalu, berkaitan dengan pasokan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi, baik yang ditangkap di Aceh maupun di Sumatera Utara. Bahkan ada yang tewas ditembak. “Memang hanya segelintir orang yang ditangkap, tapi sangat berdampak besar bagi daerah. Padahal mereka yang ditangkap termasuk warga dari keluarga ekonomi mapan,” ujarnya.

Pihaknya pun khawatir generasi muda khususnya para pelajar terkena pengaruh narkoba. Karenanya kami menyarankan pemerintah memasukkan materi bebas narkoba di sekolah-sekolah, kerjasama dengan BNN Aceh Tamiang dan Polres Tamiang, untuk membentuk sekolah bebas narkoba.

“Dengan program ini, siswa kita cek urine setiap tiga bulan sekali, untuk mengantisipasi jangan sampai mereka terkena pengaruh barang haram ini,” ujarnya. Jika hasil tes diketahui bahwa mereka memakai narkoba, maka bisa diantisipasi lebih cepat, dan selanjutnya dilacak dari mana asal narkoba tersebut. Sehingga mudah dibasmi.

Terkait hal ini, Kepala BNN Aceh Tamiang, AKBP Rinaldi, pihaknya akan melakukan berbagai kegiatan pencegahan narkoba dengan cara melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Aceh Tamiang, baik di pesisir maupun daerah hulu, dan memasang sejumlah spanduk tentang bahaya narkoba.

Untuk tes urine terhadap siswa, ia mengaku pihaknya belum meiliki anggaran. Namun kalau ada sekolah yang butuh pemeriksaan ini, ia meminta pihak sekolah menyediakan alat tes urine untuk mengetes empat parameter narkoba jenis ganja, heroin, sabu-sabu, dan candu. “Untuk itu kami minta Pemkab Tamiang ikut membantu menyediakan alat tes tersebut, agar pencegahan dini pengaruh narkoba di Aceh Tamiang dapat terlaksana dengan baik,” ujar mantan Kapolsek Kualasimpang ini.(md) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id