Ribuan Nelayan tak Berasuransi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ribuan Nelayan tak Berasuransi

Ribuan Nelayan tak Berasuransi
Foto Ribuan Nelayan tak Berasuransi

BLANGPIDIE – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengatakan jumlah nelayan yang terdaftar dalam asuransi masih rendah. Menurut data DKP Abdya dari 5.000 nelayan di Abdya, hanya sekitar 1.000 nelayan yang memiliki asuransi, sementara 4.000 lainnya belum berasuransi.

Kepala Bidang Kelautan DKP Abdya Ir Darwilis mengatakan rendahnya nelayan di Abdya tak memiliki asuransi disebabkan belum adanya kesadaran nelayan tentang penting dan besarnya manfaat yang didapat dari asuransi tersebut. “Sosialisasi melalui Panglima Laot sudah kita lakukan, masih juga sepi peminat, upaya lain dengan mengambil inisiatif turun ke gampong-gampong juga sudah dilakukan, namun masih saja sepi peminat,” ujar Kepala Bidang Kelautan DKP Abdya Ir Darwilis kepada Serambi, Jumat (10/3).

Pada tahun 2017, kata Darwilis, pihaknya kembali melakukan sejumlah upaya agar nelayan segara mengurus asuransi. Salah satu caranya dengan cara menjemput bola dan membantu pengurusan para nelayan. “Untuk mendapatkan asuransi ini, para nelayan harus melengkapi KTP nelayan, kartu nelayan, kartu keluarga, buku rekening dan surat kuasa ali waris. Dalam proses pengurusan tersebut, tidak dipungut biaya dan pihaknya akan membantu sejumlah kendala para nelayan dalam mengurus persyaratan yang ditentukan,” sebutnya.

Manfaat yang didapat dari kartu asuransi tersebut, katanya, jika nelayan atau pemegang kartu asuransi meninggal atau kecelakaan di laut, para ahli waris akan mendapatkan santunan Rp 200 juta, jika meninggal di darat akan mendapat Rp 160 juta. “Jika kecelakaan dan tidak bisa bekerja, maka mereka akan mendapat Rp 100 juta, sementara nelayan yang sakit akan diberikan santunan Rp 20 juta,” katanya.

Untuk itu, tambahnya, perlu kesadaran dan peran aktif para nelayan untuk mengurus asuransi tersebut, karena asuransi itu sangat bermanfaat dan berdampak langsung kepada para nelayan. “Syarat utama di KTP mereka (pekerjaannya) nelayan, karena jumlah sekitar 5.000 nelayan itu, sudah termasuk nelayan sampingan, dan benar-benar nelayan. Maksud, nelayan sampingan itu, mereka pergi ke laut saat di darat tidak ada kerja, jadi nelayan seperti ini tidak bisa mendapat asuransi,” ujarnya.(c50)

manfaat asuransi nelayan
* Apabila pemegang kartu asuransi meninggal atau kecelakaan di laut para ahli waris akan mendapatkan santunan Rp 200 juta
* Apabila meninggal di darat akan mendapat Rp 160 juta
* Apabila kecelakaan dan tidak bisa bekerja maka nelayan mendapat Rp 100 juta
* Sedangkan nelayan yang sakit akan diberikan santunan Rp 20 juta

syarat masuk asuransi
* Memiliki KTP dengan pekerjaan nelayan
* Memiliki kartu tanda nelayan, kartu keluarga, buku rekening dan surat kuasa ali waris
* Pendaftaran asuransi tak dipungut biaya (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id