Air PDAM Tercemar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Air PDAM Tercemar

Air PDAM Tercemar
Foto Air PDAM Tercemar

* Pelanggan Alami Gatal Kulit

SIGLI – Warga Kecamatan Kota Sigli, Pidie yang menjadi pelanggan PDAM Tirta Mon Krueng Baro, mengeluhkan kondisi air yang disuplai tidak layak konsumsi. Sehingga perusahaan daerah ini dinilai telah mengabaikan hak-hak konsumennya dalam hal pemenuhan air bersih.

“Sejak tiga hari lalu, PDAM Tirta Mon Krueng Baro menyuplai air yang tercemar kepada pelanggan. Sehingga banyak warga yang menggunakan air tersebut kini mengalami gatal kulit,” kata Teuku Musliadi, warga Kecamatan Kota Sigli, yang juga pelanggan PDAM Tirta Mon Krueng Baro, Selasa (7/3).

Ia melaporkan, sejumlah pelanggan PDAM di Lingkungan Jeumpa, Gampong Blang Asan, Kota Sigli, mengalami hal serupa yakni gatal-gatal pada kulit, setelah mandi menggunakan air PDAM. Ia menduga, ini disebabkan air yang didistribusikan tidak steril dan mengandung kuman penyakit. “Sejak tiga hati lalu, air yang disuplai PDAM kondisinya bercampur lumpur. banyak warga yang mengalami gatal-gatal setelah mandi dengan air PDAM tersebut,” ungkapnya.

Ia mengatakan, seharusnya pihak PDAM tahu kondisi air yang disalurkan, dan bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan air yang disalurkan kepada pelanggan. Apalagi, hal ini sudah sering terjadi terutama saat terjadi banjir. “Padahal, PDAM memiliki fasilitas WTP untuk mengolah air bersih. Namun yang dirasakan pelanggan, air yang didistribusikan sepertinya tidak melalui pengolahan air,” katanya.

Direktur PDAM Tirta Mon Krueng Baro, Drs Ridwan yang dihubungi Serambi kemarin, mengakui kondisi ini terjadi akibat pipa induk distribusi air yagn berada di depan Gedung Pertemuan Sakti, patah terlindas truk. “Saat ini, petugas sedang memperbaiki pipa induk yang patah tersebut,” ujarnya.

Ridwan menyarankan agar pelanggan yang mengalami gatal-gatal akibat menggunakan air PDAM, segera melapor ke petugas PDAM dengan memberitahukan posisi rumah. Sehingga petugas bisa langsung memperbaikinya.

“Kemungkinan air lumpur masuk dalam sistem pipa distribusi, bisa terjadi akibat pipa patah dan air dari parit/got masuk ke dalam pipa. Pelanggan yang mengalami hal ini kami minta melapor, agar bisa langsung ditangani petugas,” sarannya.(naz) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id