Ratusan Kendaraan Terjebak Macet di Teunom | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ratusan Kendaraan Terjebak Macet di Teunom

Ratusan Kendaraan Terjebak Macet di Teunom
Foto Ratusan Kendaraan Terjebak Macet di Teunom

* Lintas Banda Aceh-Meulaboh Lumpuh

CALANG – Jembatan Krueng Teunom yang rusak telah menyebabkan arus lalu lintas Banda Aceh-Meulaboh, khususnya di Jembatan Krueng Teunom, Desa Paya Baro, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, lumpuh total selama 16 jam sejak pukul 02.00 WIB, Jumat (3/3). Arus kendaraan baru normal kembali pada pukul 18.15 WIB atau menjelang magrib.

Amatan Serambi, ratusan kendaraan dari dua arah (Banda Aceh dan Meulaboh) terjebak antrean panjang, sehingga harus parkir di pinggir jalan hingga 2 kilometer panjangnya dari kedua arah.

Karena jembatan tersebut belum bisa dilalui, sehingga warga yang hendak melanjutkan perjalanan sebagian di antaranya terpaksa bermalam di masjid dan rumah penduduk, tepatnya di kawasan Paya Baro dan Desa Gampong Baro, Kecamatan Teunom.

Saat macet terjadi siang hari, sebagian pengendara dari Meulaboh dan Calang umumnya memilih balik arah, karena mereka tak mau lama menunggu hingga selesainya pemasangan jembatan bailey yang sedang dikerjakan. Jembatan yang sifatnya sementara itu merupakan satu-satunya sarana penghubung di lintas Banda Aceh-Meulaboh saat ini dan tak ada jalan alternantif lain. Jembatan itu panjangnya 200 meter lebih, sesuai dengan lebar Krueng Teunom.

Said Ilham, Tenaga Teknis Penanganan Jembatan Krueng Teunom kepada Serambi kemarin menyebutkan, pengerjaan yang kini dilakukan harus tuntas. Yakni memasang jembatan bailey di atas lantai jembatan lama yang sudah jebol. “Warga kita harap tetap bersabar hingga pekerjaan tuntas,” katannya di lokasi.

Ia tambahkan, kondisi jembatan tersebut sangat sempit, sehingga saat pengerjaannya dilakukan terpaksa harus ditutup dulu. Ini menyebabkan kemacetan total.

Lantai jembatan yang jebol itu, menurutnya, harus segera diatasi demi keamanan dan mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah.

Jika kerusakan itu parah dipastikan akan mengalami kemacetan total selama berhari-hari. Makanya, penanganan harus segera dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan yang lebih lama.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Riza Yulianto melalui Kapolsek Teunom, Iptu Iswandi menjelaskan, pihaknya ikut menertibkan arus lalu lintas di kawasan itu. Untuk sementara, hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua pada siangnya, sedangkan menjelang magrib dilakukan sistem buka tutup atau secara kendaraan melintas secara bergantian.

Para petugas sudah bekerja sejak tadi malam, sehingga kemacetan itu diharapkan bisa teratasi lebih cepat.

“Kita sangat bersyukur dengan selesainya penanganan jembatan Krueng Teunom dari kerusakannya. Sebab, selama jembatan itu rusak banyak pihak yang terganggu mobilitasnya,” kata Camat Teunom, Abdul Azis.

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Maulidi kepada Serambi, Jumat (3/3), mengatakan, pihaknya mengharapkan pihak provinsi atau pihak terkait agar maksimal melakukan perbaikan jembatan rusak tersebut agar tidak mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total berkepanjangan di wilayah pantai barat-selatan Aceh. (c45) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id