Dinkes Bahas Laporan Pasien Gigi ke Bupati | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dinkes Bahas Laporan Pasien Gigi ke Bupati

Foto Dinkes Bahas Laporan Pasien Gigi ke Bupati

MEULABOH – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat segera membahas tindakan oknum dokter gigi di Puskesmas Johan Pahlawan, Meulaboh terkait adanya sejumlah laporan dan keluhan pasien setelah giginya dicabut harus dirujuk ke rumah sakit untuk dioperasi.

“Nanti setelah (bupati-red) kembali dari Jakarta persoalan ini akan saya sampaikan kepada bapak bupati untuk menindaklanjuti keluhan yang disampaikan masyarakat terhadap layanan dokter gigi di Puskesmas Johan Pahlawan,” kata dr Zafril Luthfi RA MKes, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat menjawab Serambi, Jumat (4/3). Zafril menyebutkan pihaknya menemukan banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit setiap bulan setelah mencabut gigi di Puskesmas Johan Pahlawan. Rata-rata mengeluh harus dioperasi lagi.

“Kalau ada tindakan yang bisa ditangani di Puskesmas kenapa harus dirujuk? Kita juga sudah ditegur oleh BPJS terhadap persoalan ini khususnya di Puskesmas Johan Pahlawan,” kata dr Luthfi yang juga mendapatkan laporan serupa dari dr Devi, Kepala Puskesmas Johan Pahlawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nur Ainun, pasien yang dicabut giginya di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat, Senin (29/2) mengeluh, karena terpaksa harus menjalani operasi gigi setelah salah satu bagian giginya yang dicabut di Puskesmas itu tertinggal di dalam gusi.

Akibatnya, pasien yang berobat menggunakan Askes tersebut mengeluh sakit karena bagian gigi yang tersisa tak bisa lagi dicabut. Dokter yang mencabut giginya justru menyerah untuk melakukan tindakan lebih lanjut.

Sementara itu, dr EM, dokter gigi yang bertugas di Puskesmas Johan Pahlawan, Meulaboh yang dikonfirmasi Serambi, Kamis (3/3) di kantornya mengaku tidak ingin memberikan keterangan pers kepada media terkait persoalan itu. Ia meminta supaya wartawan mewawancarai dr  Devi, Kepala Puskesmas Johan Pahlawan.(edi) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id