Berkas Lima Datok dan Mukim Diserahkan ke JPU | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Berkas Lima Datok dan Mukim Diserahkan ke JPU

Berkas Lima Datok dan Mukim Diserahkan ke JPU
Foto Berkas Lima Datok dan Mukim Diserahkan ke JPU

* Kasus Dugaan Pelanggaran Pilkada

KUALASIMPANG – Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Panwaslih Aceh Tamiang, menyerahkan berkas lima datok penghulu (kepala desa) dan satu mukim bersama barang bukti ke jaksa penuntut umum. Mereka tersangkut dalam perkara tindak pidana pemilihan, berupa larangan kepala desa membuat tindakan yang merugikan atau menguntungkan salah satu pasangan calon Bupati Aceh Tamiang dalam pilkada lalu.

Hal itu disampaikan Kodinator Gakkumdu Panwaslih Aceh Tamiang yang juga Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang, Iptu Ferdian Chandra kepada Serambi Senin (27/2).

Ferdian menyebutkan, enam tersangka yang diserahkan ke JPU tersebut diajukan menjadi enam berkas perkara secara terpisah. Masing-masing Datok Kampong Durian Makmur, Datok Paye Bedi Abdul Manan, Datok Benua Raja Idrus Ike, Datok Sukajadi Suripto, Datok Kampong Landuh, Wan Aula dan Mukim Imam Balai Kecamatan Rantau, Kalimawan.

Adapun barang buktinya adalah satu unit mobil Toyota Kijang Innova type G warna hitam dengan nomor polisi BK 1705 XH dengan nomor rangka MHFXW42G872098065, dan nomor mesin 1TR-6414818, atas nama STNK Alyndra Jaya. Satu lembar fotokopi yang sudah dilegalisir surat keputusan Bupati Aceh Tamiang tentang penetapan Kepala Mukim Imam Balai, Kecamatan Rantau. Lima lembar fotokopi yang sudah dilegalisir, surat keputusan Bupati Aceh Tamiang tentang pemberhentian dan pengesahan pengangkatan Datok Penghulu di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepada kelima datok penghulu dan satu mukim dipersangkakan telah melanggar pasal 188 Jo pasal 71 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-Undang. Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat satu bulan dan paling lama enam bulan dan atau denda paling sedikit Rp 1 juta dan paling banyak Rp 6 jt.

Sebelumnya diberitkan, tim relawan pemenangan calon bupati/wakil bupati Aceh Tamiang untuk pasangan Ir Rusman-Muhammad Ichsan (RI), melaporkan lima datok penghulu (kepala desa) plus satu imum mukim ke Panwaslih Aceh Tamiang, Kamis (9/2). Lima kepala pemerintahan desa dan satu kepala pemerintahan mukim ini dipergoki oleh anggota KPA Sagoe Kecamatan Seruway, melakukan pertemuan tertutup dengan calon bupati incumbent, Hamdan Sati, di mess PT Mapoli Raya yang berada di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumut, pada Kamis dinihari. Pertemuan ini diduga untuk mengarahkan pejabat pemerintah desa dan mukim di Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang untuk memenangkan calon incumbent.

Laporan ke Panwaslih Aceh Tamiang ini dilaporkan Ketua Tim RI, Burhanuddin didampingi Sekjen KPPA, Sekretaris Relawan RI, Hendra Vramenia, dan Sekretaris Pemenangan Tim Paslon nomor tiga (Mursil SH/T Insyafuddin), Ansyari Asnawi. Laporan bernomor 01/TM/II/2017 ini diterima staf Divisi SDM dan Organisasi Panwaslih Aceh Tamiang, Rusli dan Divisi Humas, Indra Kurniawan.(md) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id