Pemkab tak Tahu Galian C Dekat Irigasi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemkab tak Tahu Galian C Dekat Irigasi

Pemkab tak Tahu Galian C Dekat Irigasi
Foto Pemkab tak Tahu Galian C Dekat Irigasi

* Bila tak Ada Izin Dapat Dihentikan

BLANGPIDIE – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) tidak mengetahui terkait izin aktifitas penambangan galian C berdekatan dengan bendungan irigasi teknis dan jembatan Babahrot. “Memang sedang ada kegiatan proyek penimbunan Jalan 30, lanjutan proyek tahun 2016 lalu, tetapi saya tidak tahu lokasi pengambilan material penimbunan karena merupakan urusan pelaksana (kontraktor) proyek,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Abdya Rahwadi AR ST kepada Serambi, Senin (27/2).

Seperti diberitakan sebelumnya aktifitas penambangan galian C tersebut berlangsung secara besar-besaran sekitar 300 meter dari bendungan intake irigasi teknis Babahrot, dan 100 meter dari saluran induk irigasi. Sekretaris Desa Pantee Rakyat, Kecamatan Babahrot Mustafa sangat yakin bahwa aktifitas galian C tersebut tidak memiliki izin.

“Di lokasi sudah ada papan pemberitahuan dilarang ada aktifitas penambangan galian C dengan jarak 1 km dari bendungan intake irigasi dan jembatan Babahrot,” kata Mustafa. Masyarakat pemilik kebun di Desa Pantee Rakyat juga memerotes aktifitas penambangan galian C tersebut. Aktifitas penambangan berdampak sebagian areal perkebunan rakyat hilang digerus erosi dan mengancam saluran induk irigasi teknis Babahrot.

Menurut Rahwadi AR pihaknya juga tidak tahu dimana lokasi pengambilan material galian C untuk pembangunan proyek penimbunan Jalan 30 atau Jalan Lingkar dari Ie Mirah, Babahrot-Lama Tuha, Kuala Batee. Ketika diminta tanggapannya tentang protes masyarakat terhadap aktifitas penambangan galian C yang berdekatan dengan bendungan, Rahwadi AR mengaku ada ketentauan yang melarang aktifitas tambang satu kilomter dari bendungan irigasi karena akan membahayakan.

“Memang ada ketentuan, areal jarak satu kilometer dari bendungan irigasi tidak boleh ditambang,” katanya. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Abdya Firmansyah ST ketika dihubungi Serambi juga mengatakan belum tahu apakah ada izin atau tidak aktifitas penambangan galian C yang berlokasi tidak jauh dari bendungan irigasi teknis dan jembatan Babahrot arah ke Desa Pantee Cermin. Menurutnya izin penambangan galian C tidak dikeluarkan lagi pemerintah kabupaten, melainkan kewenangan Dinas Energi Sumber Daya Meniral (ESDM) Provinsi Aceh.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Abdya Firmansyah berjanji segera melakukan koordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi Aceh. Bahkan soal galian C yang beraktifitas di beberapa lokasi di Abdya sudah dikoordinasi dengan ESDM Aceh sejak beberapa waktu lalu.

“Penjelasan yang sudah kita peroleh bahwa ESDM Aceh membentuk tim terpadu bertugas mengawasi aktifitas penambangan galian C. Pengawasan nantinya, kegiatan penambangan galian C harus pada titik koordinat yang ditentukan berdasarkan izin penambangan yang diberikan. Bila terbukti tak memiliki izin, maka dapat dihentikan,” kata Firmansyah.(nun) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id