GPS: Politik Uang Ancam Demokrasi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

GPS: Politik Uang Ancam Demokrasi

  • Reporter:
  • Senin, Februari 27, 2017
GPS: Politik Uang Ancam Demokrasi
Foto GPS: Politik Uang Ancam Demokrasi

BANDA ACEH – Para aktivis yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Subuh (GPS) sepakat menyimpulkan bahwa praktik money politic atau politik uang dalam Pilkada merupakan ancaman besar bagi demokrasi di Aceh. Oleh karena itu, GPS berharap semua dugaan money politic harus dituntaskan oleh pihak berwajib.

Hal tersebut mengemuka dalam dialog NGOPI (Ngobrol Opini Terkini) yang diselenggarakan GPS, bekerja sama dengan Fraksi Pilkada yang menghadirkan Redpel Harian Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika, Sabtu pagi, (25/2) di salah satu warung kopi di Banda Aceh.

Dialog yang dilaksanakan usai melaksanakan shalat subuh berjamaah itu mengangkat tema ‘Proyeksi Aceh Pasca-Pilkada’. Dalam dialog terbuka untuk umum itu, peserta mendiskusikan tantangan terbesar yang akan dihadapi Aceh ke depan, jika praktek money politic yang sudah terjadi di Aceh, bisa lepas dari jeratan hukum yang berlaku.

“Kalau money politic dalam pilkada tidak diusut tuntas, maka tidak mustahil ke depan bandar narkoba pun akan bisa membeli kursi kekuasaan, karena semuanya telah diukur dengan uang,” ujar Irhamullah selaku Koordinator GPS saat menyampaikan kesimpulan diskusi.

Untuk itu, kata mantan ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh ini, pihaknya mendesak pihak terkait untuk menindak setiap dugaan praktek money politic dalam pilkada yang sudah berlangsung beberapa waktu lalu. Tujuannya, kata Irhamullah, agar praktek yang bertentangan dengan hukum ini tidak membudaya di kemudian hari.

Sementara itu, Yarmen Dinamika dalam paparannya menjelaskan panjang lebar proyeksi masa depan Aceh pasca-pilkada. Selain mengajak para pemuda dan mahasiswa untuk mengontrol jalannya pemerintahan Aceh ke depan, Yarmen juga menjelaskan panjang lebar seputar dinamika yang dihadapi Harian Serambi Indonesia di musim Pilkada yang telah berjalan.

“Saya berharap setiap tahun nanti dibuat dialog untuk mengevaluasi sejauh mana janji janji pemerintah telah diimplementasikan, “ ujar Yarmen mengusulkan.

Gerakan Pemuda Shubuh adalah komunitas pemuda di Banda Aceh yang terdiri dari berbagai segmen pemuda dan mahasiswa, dibentuk sejak beberapa tahun lalu. Selain menyeru untuk shalat Subuh berjamaah, komunitas ini juga menyelenggarakan dialog rutin setiap pagi sabtu dengan mengundang pembicara dari berbagai kalangan, utnuk mendiskusikan berbagai tema aktual di Aceh.(dan) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id