KIP Nagan tak Permasalahkan Gugatan TRK | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

KIP Nagan tak Permasalahkan Gugatan TRK

KIP Nagan tak Permasalahkan Gugatan TRK
Foto KIP Nagan tak Permasalahkan Gugatan TRK

SUKA MAKMUE – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Nagan Raya, Muhammad Yasin, tak mempermasalahkan gugatan sengketa Pilkada yang diajukan pasangan calon bupati/wakil bupati nomor urut 1, Teuku Raja Keumangan (TRK) dan Said Junaidi, ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada di Nagan Raya telah sesuai dengan aturan yang berlaku, sesuai peraturan dan perundang undangan. Karena itu, pihaknya mengaku siap menghadapi tuntutan yang dilayangkan oleh Teuku Raja Keumangan Said Junaidi.

“Kalau mau menggugat itu hak pasangan calon. Intinya pesta demokrasi yang kita jalankan sudah sesuai aturan dan sama sekali tak ada masalah,” katanya kepada Serambi, Minggu (26/2).

Meski demikian, Muhammad Yasin, menilai ada yang aneh dengan tim sukses TRK yang mengaku mempersoalkan ada masalah di Pilkada Nagan Raya. Sebab, seusai pemilihan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS), semua saksi dari pasangan calon menerima perolehan suara hasil pemilihan setelah dihitung bersama KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).

“Ini kan aneh. Ketika di TPS, semua menerima hasilnya. Malah ketika sudah pleno di tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) ada protes. Kalau mau protes, kenapa tidak saat di TPS? Kenapa baru sekarang?” pungkas Muhammad Yasin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Teuku Raja Keumangan SH MH dan H Said Junaidi SE, melalui kuasa hukumnya, Jumat (24/2) sekitar pukul 21.00 WIB, mendaftarkan gugatan sengketa Pilkada Nagan Raya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Teuku Raja Keumangan yang dihubungi Serambi, Sabtu (25/2), mengatakan, gugatan tersebut diajukan karena pihaknya menilai pelaksanaan Pilkada Nagan Raya sarat dengan kecurangan dan pelanggaran.

Pelanggaran yang dia maksudkan, di antaranya adalah dugaan adanya penggelembungan suara. Hal ini diketahui ketika dilakukan rapat pleno di tingkat kecamatan (PPK), terlihat tim panitia pemungutan suara tidak mau memperlihatkan daftar hadir pemilih untuk dicocokan dengan jumlah warga yang memilih.

Disamping itu, pihaknya juga menduga ada keterlibatan pihak penyelenggara yang melakukan permainan yang didasarkan atas banyaknya warga yang tidak mendapatkan undangan memilih. “Kita menduga, banyak warga yang tak memilih karena ada keterlibatan pihak penyelenggara yang melakukan permainan,” tuding TRK.

Calon bupati Nagan Raya nomor urut 4, Nurchalis, ikut memberi tanggapan terkait gugatan pasangan Teuku Raja Keumangan-Said Junaidi ke MK. Ia meminta semua pihak, termasuk pasangan calon yang kalah, agar menerima hasil Pilkada yang telah dimenangkan oleh pasangan Jamin Idham Chalidin Oesman.

“Kita berharap hasil pilihan rakyat Nagan Raya supaya dihargai. Karena apa pun ceritanya, ini adalah bagian dari demokrasi dan kemenangan rakyat, bukan pasangan calon tertentu,” ujar Nurchalis.

Memang diakuinya, gugatan hukum terkait hasil Pilkada Nagan Raya yang telah diajukan ke MK adalah hak konstitusi setiap warga negara. Akan tetapi hal itu semestinya tak perlu terjadi, jika semua pihak menerima hasil Pilkada, dan paslon yang kalah menerima kekalahan secara kesatria.

“Seorang calon pemimpin yang kesatria adalah pemimpin yang mau menerima kekalahan dan memberi selamat kepada lawannya yang telah memenangkan pertandingan,” ujarnya.(edi) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id