Selamat Datang Pemimpin Baru | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Selamat Datang Pemimpin Baru

Selamat Datang Pemimpin Baru
Foto Selamat Datang Pemimpin Baru

Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh yang sangat kompetitif akhirnya sampai ke babak penting, yakni pengumuman hasil akhir rekapitulasi suara oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Hasil akhir itu ditetapkan dan diumumkan dalam rapat pleno yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Sabtu (25/2) sejak pukul 09.30 hingga 18.40 WIB.

Berdasarkan hasil rekap di tingkat provinsi, sebagaimana diberitakan Harian Serambi Indonesia kemarin, pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Aceh nomor urut 6, yakni Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, unggul dengan perolehan 898.710 suara. Posisi kedua diraih oleh pasangan nomor urut 5, Muazakir Manaf-TA Khalid yang meraup 766.427 suara. Tempat ketiga, diraih pasangan nomor urut 1, Tarmizi A Karim-Machsalmina dengan perolehan 406.865 suara.

Di tempat keempat, kelima, dan keenam, berturut-turut pasangan nomor urut 4 (Zaini Abdullah-Nasaruddin), disusul pasangan nomor urut 2 (Zakaria Saman-T Alaidinsyah), dan terakhir pasangan nomor urut 3 (Abdullah Puteh-Said Mustafa Usab).

Secara de facto, pilkada sudah menghasilkan pemimpin baru Aceh, yakni duet Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah. Kita ucapkan selamat kepada keduanya. Kemenangan tersebut tentu saja hasil kerja keras dan kerja cerdas dari pasangan ini dibantu tim suksesnya. Selain itu, konstituen tentunya punya alasan rasional memilih Irwandi untuk kembali memimpin Aceh. Lebih dari itu, nun di Lauh Mahfuzh sudah digariskan Allah bahwa Irwandilah yang akan memimpin lagi Aceh untuk lima tahun ke depan.

Menariknya, lima hari sebelum rapat pleno hasil rekap suara pilgub ini diumumkan, Muzakir Manaf (Mualem) sudah bertemu Irwandi di sebuah rumah di Kampung Pinueng, Banda Aceh. Dalam “pertemuan rekonsiliasi pascapilkada” itu keduanya sudah sepakat untuk menghargai apa pun hasil keputusan KIP Aceh. Ini sebuah langkah maju dan teladan yang membanggakan karena menunjukkan kedewasaan Mualem dan Irwandi dalam berdemokrasi.

Bahwa kemudian tim pemenangan Mualem-TA Khalid menolak hasil pilkada dan meminta dilakukan pemungutan ulang, sebagaimana mereka suarakan di dalam rapat pleno KIP maupun saat konferensi pers, itu harus dipahami sebagai hak setiap kontestan pilkada. Apalagi yang mereka persoalkan bukanlah perbedaan suara antara paslon 6 dan 5, melainkan lebih kepada proses dan prapilkada yang mereka klaim sarat pelanggaran dan kecurangan yang dilakukan secara sistematis, terstuktur, dan massif.

Kita tunggu apa reaksi Panwaslih Aceh atau bahkan Mahkamah Konstitusi nantinya setelah menerima resmi gugatan paslon nomor urut 5. Harapan kita, sengketa pilkada Aceh bisa diselesaikan dengan bijak dengan tetap menjunjung tinggi norma hukum. Dan akhirnya…kita ucapkan selamat kepada gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Setelah dilantik Juni nanti, pimpinlah Aceh ke arah yang lebih baik, ke arah yang membahagiakan setiap hati rakyat dan membuat harkat martabat mereka meningkat. Semoga. (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id