Sepmor Tabrakan, 2 Remaja Tewas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Sepmor Tabrakan, 2 Remaja Tewas

Sepmor Tabrakan, 2 Remaja Tewas
Foto Sepmor Tabrakan, 2 Remaja Tewas

* 3 Lainnya Luka-luka

LHOKSUKON – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalan Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Jumat (25/2) sekitar pukul 21.00 WIB, persisnya di perbatasan Desa Mampre dan Meunasah Blang Gunci, menyebabkan dua remaja tewas dan tiga lainnya luka-luka.

Kedua korban yang tewas adalah M Riki (17), pelajar asal Keude Paya Bakong dan M Rizal (14), pelajar asal Desa Simpang, Kecamatan Paya Bakong. Sedangkan tiga korban yang mengalami luka-luka adalah Muklis (25), M Taufik, dan Marhaban (15), ketiganya warga Desa Blang Paku, Kecamatan Paya Bakong.

Kapolres Aceh Utara AKBP, Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Paya Bakong, Iptu Ibrahim kepada Serambi, Sabtu (25/2) menyebutkan, laka lantas itu berawal ketika Riki yang mengenderai sepeda motor (sepmor) Yamaha Bison melaju dari Meunasah Blang Gunci menuju Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong dalam kecepatan relatif tinggi.

Setibanya di perbatasan Desa Mampre dan Blang Gunci, dari arah berlawanan datang dua sepmor yang melaju dalam kecepatan tinggi, karena kebut-kebutan. Kedua sepmor itu adalah Honda Astrea Prima yang dikendarai Rizal berboncengan dengan Marhaban, beriringan dengan Sepmor Hondra Supra yang dikendarai Muklis berboncengan dengan Taufik.

“Astrea Prima itu tak menyalakan lampu utama. Lalu kedua sepmor yang melaju dalam kecepatan tinggi karena kebut-kebutan bersenggolan, sehingga Astrea Prima kehilangan kendali dan melaju ke kanan jalan dan kemudian bertabrakan dengan sepmor Bison,” kata Kapolsek.

Akibat kejadian itu, ketiga sepmor tersebut terjatuh. Pengendara Bison dan Astrea Prima tewas di lokasi. Sedangkan tiga lainnya yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara untuk mendapat perawatan medis.

“Kedua korban yang meninggal langsung dibawa pulang ke rumah orang tuanya. Sementara yang luka-luka sampai kemarin masih dirawat di rumah sakit,” katanya.

Dengan kejadian itu, Kapolsek Paya Bakong, Iptu Ibrahim  mengimbau orang tua untuk menjaga anak‑anaknya supaya tidak kebut‑kebutan di jalan. Sebab, menurutnya, jika terjadi tabrakan akan berbahaya bagi nyawa pengendaranya dan juga orang lain.

Informasi lain yang diperoleh Serambi, kemarin, menyebutkan, warga yang mendengar kejadian itu langsung berhamburan ke luar rumah untuk membantu menolong korban dan mengevakuasinya ke rumah sakit.

Polisi juga turun ke lokasi untuk mengumpulkan barang bukti berupa tiga sepmor dan kemudian dibawa ke Polsek Paya Bakong. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihaknya untuk proses penyelidikan. “Ceceran darah di jalan sudah dibakar warga tadi malam (malam kemarin-red),” kata Abdullah, warga Paya Bakong kepada Serambi, Sabtu (25/2).(jaf) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id