Rumah Roboh, Satu Keluarga Tertimpa Atap | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Rumah Roboh, Satu Keluarga Tertimpa Atap

Rumah Roboh, Satu Keluarga Tertimpa Atap
Foto Rumah Roboh, Satu Keluarga Tertimpa Atap

* Kawasan Tanah Pasir Diterjang Puting Beliung

LHOKSUKON – Supriadi (34), bersama istrinya Maryani (28) serta dua anaknya, Furqan (1) dan Rauzah (8), tertimpa atap rumah setelah rumah mereka di Desa Ulee Tanoh, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, diterjang angin puting beliung, Kamis (23/2) sekitar pukul 22.10 WIB. Maryani mengalami luka di pinggang, dan Supriadi luka di leher.

Informasi diperoleh Serambi, kawasan Aceh Utara dan Lhokseumawe pada Kamis (23/2) malam sekitar pukul 21.30 WIB diguyur hujan lebat dan sejumlah wilayah disertai angin kencang. Hujan berlangsung sampai larut malam. “Saat itu saya sedang tidur di rumah,” ujar Supriadi yang ditemui Serambi di rumahnya, Jumat (24/2).

Tiba-tiba, kata Supriadi, ia mendengar suara atap rumahnya patah, lalu atap rumah dari daun rumbiya langsung menimpanya dan keluarganya. Mendengar suara rumah roboh, para tetangga langsung membantu mengeluarkan satu keuarga yang tertimpa rumah itu.

“Saat itu hujan masih deras. Saya langsung menyelamatkan anak saya yang masih kecil ke rumah tetangga, setelah itu istri dan anak saya satu lagi. Saya dan istri mengalami luka, alhamdulillah kedua anak kami tidak luka-luka. Semalam kami mengungsi ke rumah tetangga,” kata Supriadi.

Keuchik Ulee Tanoh, Mawardi mengatakan, rumah tersebut sebelumnya merupakan kandang lembu. Supriadi merehabnya sehingga menjadi rumah berdinding tepas bambu dan beratap daun rumbiya. Korban, kata keuchik, adalah salah satu keluarga miskin di desa itu.

Pihaknya sudah pernah mengurus bantuan rumah untuk korban dan warga lainnya ke Pemerintah Aceh. Tapi sampai saat ini belum terwujud. “Pihak muspika tadi sudah turun ke lokasi. Kita berharap tahun ini ada bantuan rumah layak huni untuk korban,” katanya.

Rp 50 juta
Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Tanah Pasir AKP Mansyurdin menyebutkan, usai mendapat laporan tersebut langsung ke lokasi untuk proses penyelidikan. Korban mengalami luka-luka. Sementara kerugian ditaksir Rp 50 juta lebih.(jaf) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id