Kelewat Nakal, Bocah Ini Dirantai Kakeknya | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kelewat Nakal, Bocah Ini Dirantai Kakeknya

Foto Kelewat Nakal, Bocah Ini Dirantai Kakeknya

aceh.Uri.co.id, MEDAN — RP, bocah laki-laki berusia sembilan tahun ditemukan dalam kondisi kaki terikat rantai di Jalan Gurila, Gang Sado, Medan Timur, Jumat (4/3/2016).

Setelah ditelusuri, pelakunya tak lain opungnya sendiri karena tidak tahan dengan kenakalan RP. Kasus perantaian ini menjadi masalah serius setelah RP dibawa polisi ke Polsek Medan Timur.

Awalnya ia mengaku pelaku yang merantai kakinya ayahnya. Ia berdalih selalu menjadi korban penganiayaan ayahnya setiap bertengkar dengan ibujya. Keterangan ini tidak dipercaya begitu saja.

Dari penyelidikan justru terungkap kalau pelakunya tak lain kakeknya, Maniur Marbun Lumbangaol (79). Maniur langsung diamankan polisi dari kediamannya di Jalan Gurila, Medan Timur untuk dimintai keterangannya.

“Ditemukan tadi pagi oleh anggota kita. Setelah ditelusuri, ternyata pelakunya kakek anak itu,” kata Kapolsek Medan Timur Kompol Bernard Malau.

Saat ditemui, Maniur tidak membantah telah merantai kaki cucunya. Namun ia memastikan telah memperkirakan dampak buruk dari tindakannya itu.

Makanya kata dia, rantai yang dipasang di kaki RP dikaitkan dengan plastik. “Bukan di pohon. Sengaja di plastik biar bisa jalan-jalan,” terangnya.

Pria uzur ini mengatakan memang telah menjadi ayah asuh RP, karena ayah kandungnya berada di Blitar, sementara ibunya di Malaysia. Maniur mengaku tidak tahan dengan kenakalan sang cucu. Setiap hari RP hanya bermain di warnet dan main layangan di kuburan.

“Dia gak mau sekolah. Saya malu sama gurunya. Setiap hari datang ke rumah,” tandasnya. Kasus ini masih didalami polisi dengan melibatkan KPAID Sumut dan Unit PPA Polresta Medan.

Menjelang malam, kakek dan cucu ini belum dibolehkan meninggalkan Polsek Medan Timur. (*) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id