Mahasiswa Singkil Demo KIP dan Panwaslih Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mahasiswa Singkil Demo KIP dan Panwaslih Aceh

Mahasiswa Singkil Demo KIP dan Panwaslih Aceh
Foto Mahasiswa Singkil Demo KIP dan Panwaslih Aceh

BANDA ACEH – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Pilkada Aceh Singkil, Kamis (23/2), menggelar aksi damai di depan Kantor KIP dan Panwaslih Aceh, Banda Aceh. Mereka meminta penyelenggara Pilkada mengusut indikasi kecurangan yang terjadi pada Pilkada 15 Februari lalu.

Amatan Serambi, sejumlah massa mendatangi Kantor KIP Aceh sekira pukul 15.00 WIB. Mereka turut mengusung karton dan spanduk yang di antarnya bertuliskan, “Usut tuntas indidkasi kecurangan pilkada A.Singkil #KIP Aceh #Panwas Aceh”. Setelah melakukan orasi sekitar 20 menit, lalu massa bergerak ke Kantor Panwaslih Aceh.

Saat di kantor KIP, Koordinator Aksi, Syahrul Manik, mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, adaindikasi kecurangan dalam pemilihan calon gubernur/wakil gubernur Aceh dan calon bupati/wakil bupati Aceh Singkil. “Kami meminta kepada KIP dan Panwas Aceh mengintruksikan KIP dan Panwas Aceh Singkil untuk memperjelas terkait adanya indikasi kecurangan pada Pilkada berdasarkan laporan masyarakat dari beberap kecamatan. Kami meminta KIP dan Panwas Aceh Singkil agar bekerja dengan profesional,” teriaknya.

Orator lain, Ali Akbar Aceh menyampaikan, indikasi kecurangan yang terjadi seperti adanya penggelembungan suarat suara. Menurutnya, terdapat perselisihan suara sah antara gubernur dan bupati yang jumlahnya mencapai 256 suara di Kecamatan Simpang Kanan. Karena itu, dia meminta KIP dan penegakan hukum agar transparan dalam memproses indikasi tersebut.

Terpisah, Ketua Panwaslih Aceh Singkil, Baihaqi, menegaskan bahwa tidak ada penggelembungan suara dalam Pilkada pemilihan bupati kemarin. Hal itu disampaikannya dalam rapat pleno rekapitulasi suara di Media Center Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Singkil, Kamis (23/2).

“Pengaduan penggelembungan sura dari saksi 1 (Safriadi-Sariman) dan nomor 4 (Putra Ariyanto-Hendri Syahputra). Setelah kami melakukan pengecekan dan pemeriksaan diputuskan dalam rapat pleno tidak ada yang mengurangi hak calon,” kata Baihaqi.

Menurut Baihaqi, yang terjadi adalah kekeliruan dalam penulisan data. Tetapi setelah diteliti tidak mengurangi hak pasangan calon, sehingga tidak ada alasan kuat bagi Panwaslih merekomendasikan KIP melakukan penghitungan ulang. “Tidak ada alasan kuat KIP untuk melakukan penghitungan ulang,” tandas Baihaqi.

Sementara itu rekap suara pemilihan bupati/wakil bupati Aceh Singkil, berlangsung alot lantaran mendapat protes dari saksi pasangan calon yang mengajukan sejumlah permasalahan dalam proses pemilihan.

Bahkan pembacaan rekapitulasi perolehan suara Kecamatan Gunung Meriah, ditunda karena terus menerus terjadi perdebatan panjang. Hingga berita ini disusun jam 18.00 WIB, proses rekapitulasi masih berlangsung.(mas/de) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id