Serangan Hama WBC Meluas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Serangan Hama WBC Meluas

Serangan Hama WBC Meluas
Foto Serangan Hama WBC Meluas

* Petani Terancam Gagal Panen

SIGLI – Puluhan hektare (ha) tanaman padi di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, diserang hama wereng batang coklat (WBC). Petani khawatir serangan hama ini akan terus meluas karena wereng batang coklat dikenal sebagai hama utama padi yang sulit diberantas. Karena sifatnya yang mampu beradaptasi dengan cepat dan bisa kebal terhadap insektisida.

Petani sangat berharap, pemerintah bisa bertindak cepat agar serangan hama ini tidak meluas dan massif, yang bisa berujung pada gagal panen di sejumlah kecamatan dalam kabupaten ini. “Serangan hama ini mulai meluas. Sehingga hampir setiap petak sawah mengalami serangan hama yang sama,” kata Mustafa (46), petani di Gampong Paya, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Kamis (23/2).

Padahal, masa panen sudah semakin dekat dan petani sangat berharap panen kali ini bisa memberi hasil yang setimpal dengan kerja keras mereka selama beberapa bulan sebelumnya. “Serangan hama ini membuat tanaman padi tidak berbuah, dan bulir padi menjadi kosong,” timpal Musa (56), petani lainnya di desa itu.

Hingga kini petani kesulitan untuk membasmi hama tersebut, karena populasi hama berkembang dengan sangat cepat, dan membuat tanaman padi banyak yang mati. “Kami minta Dinas Pertanian segera membantu petani menangani hama ini,” harap petani lainnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ir H Syarkawi, Kamis (23/2) meminta petani segera melaporkan hal ini ke Petugas Pengamat Hama (PPH) yang ditempatkan di setiap kecamatan. “Faktor penyebab munculnya hama WBC ini karena pengaruh iklim panas yang cukup tinggi dan sesekali terjadi hujan.

Menurut Syarkawi, kondisi ini, masih bisa dipulihkan. Sebab serangan hama masih baru terjadi di lokasi-lokasi tertentu (setumpuk-setumpuk). “Kami juga sudah berkoordinasi dengan PPH di semua kecamatan untuk mengatasi serangan hama ini,” ujarnya.(aya) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id