Bupati Aceh Besar Resmikan 10 Pasar Rakyat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bupati Aceh Besar Resmikan 10 Pasar Rakyat

Bupati Aceh Besar Resmikan 10 Pasar Rakyat
Foto Bupati Aceh Besar Resmikan 10 Pasar Rakyat

JANTHO – Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah SSos, Senin (13/2) meresmikan penggunaan 10 pasar rakyat yang dibangun tahun 2015 dan 2016, serta operasional pabrik pengolahan kulit Ladong Kecamatan Mesjid Raya. Prosesi peresmian fasilitas publik tersebut dipusatkan di Pasar Rakyat Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.

Hadir dalam kesempatan itu, Forkopimda Aceh Besar, kepala SKPK, Muspika Ingin Jaya, tokoh masyarakat, dan para pelaku ekonomi. Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Besar meresmikan pasar-pasar yang telah dibangun/direvitalisasi sejak tahun 2012 sampai dengan tahun 2016 sebanyak 21 pasar. Pembangunan sejumlah pasar itu menggunakan berbagai sumber pembiayaan APBN Tugas Pembantuan, DAK reguler, DAK Tambahan (Adhok), Otsus, APBA, dan APBK Aceh Besar. Total anggaran yang telah digunakan untuk merevitalisasi pasar di Aceh Besar di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah SSos dan Wakil Bupati Dr Syamsulrizal MKes yang diusung Partai Aceh adalah Rp 47.446.165.000, yang terdiri dari APBN TP sebesar Rp 26.168.979.000, DAK Tambahan (adhok) sebesar Rp 9.645.227.000, DAK Reguler sebesar Rp 6.644.025.000, Otsus sebesar Rp 3.959.585.000, dan APBK murni sebesar Rp 1.028.349.000.

Mukhlis Basyah mengatakan, pasar merupakan tempat bertemunya pembeli dengan penjual guna melakukan transaksi ekonomi yaitu untuk menjual atau membeli suatu barang dan jasa atau sumber daya ekonomi dan berbagai faktor produksi yang lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, keberadaan pasar sangatlah penting bagi kehidupan. “Saya harapkan pedagang yang menempati pasar baru ini supaya memberikan contoh yang baik kepada pedagang lain dan menjaga kebersihan,” ujarnya.

Sementara itu, Kadiskop UKM dan Perdagangan Aceh Besar, Taufiq SH melaporkan, pasar rakyat di Aceh Besar saat ini berjumlah 41 unit yang tersebar di 23 kecamatan. “Pasar Rakyat Lambaro kita jadikan sebagai pasar percontohan yang diperuntukkan untuk dagangan kering dan dapat menampung 175 orang pedagang,”jelasnya.(rel/mis) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id