Aparat akan Tangkap Pelaku Intimidasi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aparat akan Tangkap Pelaku Intimidasi

Aparat akan Tangkap Pelaku Intimidasi
Foto Aparat akan Tangkap Pelaku Intimidasi

BIREUEN – Aparat di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bireuen bersama anggota Kodim 0111/Bireuen, dibantu pasukan BKO Brimob Polda Aceh dan Mabes Polri, akan menangkap dan menindak tegas pelaku intimidasi. Menjelang hari pemungutan suara, 15 Februari besok, polisi dan TNI telah mendapat laporan ada pihak-pihak yang melakukan intimidasi rakyat untuk memilih salah satu calon bupati dan gubernur di Bireuen.

“Pasukan Polres Bireuen bersama BKO Brimob Polda Aceh dan Mabes Polri, dibantu anggota TNI dari Kodim 0111/Bireuen, akan menangkap pelaku intimidasi pada pilkada ini,” tegas Kapolres Bireuen AKBP Heru Novianto didampingi Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arm Adekson dalam pertemuan dengan wartawan di kantor Bupati Bireuen, Senin (13/2) kemarin.

Ditegaskan Kapolres, di Bireuen ada 35 tempat pemungutan suara (TPS) yang sangat rawan dan 342 TPS cukup rawan pelanggaran pilkada. Di 35 TPS itu, masing-masing TPS akan ditempatkan dua anggota polisi dibantu Brimob dan TNI. Sedangkan di 342 TPS masing-masing satu personel dibantu Brimob dan TNI.

“Daerah rawan intimidasi itu sudah kami data dan sudah kami petakan, tersebar di sejumlah kecamatan mulai dari Samalanga hingga ke Gandapura. Jika ada intimidasi, masyarakat dan penyelenggara pemilu jangan takut, segera lapor kepada polisi dan TNI terdekat, pelakunya akan kita tangkap,” kata Kapolres.

Aparat juga akan menindak orang-orang yang melakukan serangan fajar dengan upaya menyogok atau memberikan uang (money politics) kepada masyarakat menjelang hari H. “Yang memberi uang dan yang menerima uang menjelang pencoblosan akan kita tangkap,” tegas Heru Novianto.

Kapolres dan Dandim meminta kepada masyarakat untuk kompak dan menjaga kebersamaan serta keamanan dalam masyarakat, agar pelaksanaan pilkada dapat berjalan aman, tertib dan sukses tanpa intimidasi. “Kekompakan dan kebersamaan masyarakat sangat penting dalam menyukseskan pilkada,” tambah Dandim Letkol Arm Adekson.

Pada bagian lain, Kapolres Bireuen AKBP Heru Novianto mengatakan, untuk menyukseskan pemilihan bupati dan gubernur di Bireuen, pihaknya mengerahkan sebanyak 1.300 pasukan pengamanan. Mereka terdiri dari anggota Pospol, Polsek, Polres, dan BKO Brimob, serta anggota Koramil dan Kodim 0111/Bireuen.

“Sebanyak 1.300 pasukan siap amankan pilkada, sejak sepekan ini kami terus melakukan patroli ke pelosok-pelosok desa bersama anggota BKO brimob dan pasukan TNI. Jangan ada pihak-pihak yang mencoba melakukan intimidasi dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegas Kapolres.

Sementara Bupati Bireuen Ruslan M Daud, mengajak seluruh masyarakat Bireuen yang sudah memiliki hak pilih, untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada 15 Februari besok. “Jangan ada yang golput, karena satu suara anda sangat menentukan masa depan Aceh, khususnya Bireuen,” kata Ruslan.(c38) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id