Paslon Diminta Patuhi Ketentuan Masa Tenang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Paslon Diminta Patuhi Ketentuan Masa Tenang

Paslon Diminta Patuhi Ketentuan Masa Tenang
Foto Paslon Diminta Patuhi Ketentuan Masa Tenang

BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh mengingatkan para pasangan calon (paslon) gubernur/wakil gubernur Aceh, agar tidak melakukan kegiatan kampanye apa pun selama masa tenang, 12-14 Februari. Peringatan itu tertuang dalam imbauan bersama yang dikeluarkan di Banda Aceh, Sabtu (12/2).

Imbauan bersama tersebut dibacakan Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi SH dan Ketua Panwaslih Aceh, Samsul Bahri SE MM dalam konferensi pers di Media Center KIP Aceh, Minggu (12/2) siang.

“Selama masa tenang, pasangan calon dan tim kampanye dilarang melaksanakan kampanye dalam bentuk apa pun,” imbuh Ridwan Hadi saat membacakan poin kedua imbauan bersama tersebut.

Sedangkan pada poin pertama disebutkan, seluruh paslon dan tim kampanye agar mematuhi seluruh aturan tentang kampanye, pemungutan, dan penghitungan suara. Tak hanya itu, KIP dan Panwaslih Aceh juga mengingatkan bahwa pada saat pemungutan suara nanti, paslon, tim pendukung, dan masyarakat dilarang mengenakan atau membawa atribut yang memuat nomor, nama, foto paslon, simbol atau gambar partai politik (parpol).

“Kita juga mengimbau, dilarang menggunakan telepon genggam dan alat perekam gambar lainnya di bilik suara. Banda Aceh, 11 Februari 2017, tertanda Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi SH, Ketua Panwaslih Aceh, Samsul Bahri SE MM,” pungkas Ridwan Hadi dalam konferensi pers bersama Panwaslih Aceh dan Kapolresta Banda Aceh tersebut.

Sementara itu, Ketua Panwaslih Aceh, Samsul Bahri mengatakan, imbauan berupa larangan itu disampaikan berdasarkan Peraturan KPU RI Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, serta Wali Kota/Wakil Wali Kota. “Kemudian berdasarkan Keputusan KIP Aceh, masa tenang Pilkada 2017 ditetapkan selama tanggal 12-14 Februari 2017,” sebut Samsul.

Oleh karena itu, lanjut Samsul, semua pasangan calon, tim kampanye, tim relawan, atau masyarakat hendaknya tidak melakukan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota. “Segala bentuk kegiatan atau metode kampanye seperti kegiatan pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog tidak boleh dilakukan lagi oleh semua pasangan calon,” sebut Samsul Bahri.

Menurutnya, paslon gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota yang melanggar ketentuan tersebut, maka akan dikenakan sanksi pembatalan sebagai calon oleh KIP Aceh ataupun KIP kabupaten/kota. “Demikian, hal ini kita sampaikan agar ini bisa dimaklumi oleh semuanya,” pungkas Samsul yang juga Dosen Universitas Malikussaleh, Aceh Utara itu.

Konferensi pers kemarin, selain dihadiri Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, Ketua Panwaslih Aceh, Samsul Bahri, juga turut dihadiri oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teuku Saladin, Ketua KIP Banda Aceh, Munawar Syah, Wakil Ketua KIP Aceh, Basri M Sabi, dan Komisioner Panwaslih Aceh, Irhamsyah.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin dalam sambutannya mengajak semua pasangan calon dan tim pemenangan untuk tetap melakukan cara-cara yang arif dan bijaksana dalam pilkada.

Ia juga mengingatkan jangan ada calon yang melakukan money politics selama masa tenang berlangsung. “Mari sama-sama kita jaga hal ini, mewujudkan pelaksanaan pilkada yang aman, damai. Hari ini kita di sini untuk mewujudkan hal itu,” pungkas Teuku Saladin.(dan) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id