Pilkada Damai, ya Allah . . | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pilkada Damai, ya Allah . .

Pilkada Damai, ya Allah . .
Foto Pilkada Damai, ya Allah . .

* Gemuruh Zikir Jelang Pilkada

BANDA ACEH – “Ya Allah, kabulkan semua yang berdoa, kabulkan semua yang berhajat, berkahi Nanggroe Aceh Darussalam tercinta, darussalam ya Allah. Berkah Aceh tercinta ya Allah, Aceh uswah hasanah bagi Indonesia, tegak syariat dan sunnah nabi-Mu, ya Allah. Pilkada damai ya Allah, pilkada damai ya Allah, pilkada damai, ya Allah.”

Demikianlah untaian doa yang dipanjatkan Ustaz Arifin Ilham dalam zikir dan tausiah yang berlangsung di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, tadi malam setelah pelaksanaan shalat Isya berjamaah. Zikir dan tausiah tersebut digelar Pemerintah Aceh dalam rangka mendukung Pilkada Aceh yang aman dan damai.

Amatan Serambi, zikir diikuti oleh jamaah yang datang dari berbagai daerah di Banda Aceh dan Aceh Besar. Jamaah yang hadir tampak sangat khusyuk mengikuti zikir dan tausiah hingga usai. Tak sedikit dari jamaah yang mengeluarkan air mata dan menangis tersedu saat Ustaz Arifin Ilham memimpin zikir dan memanjatkan doa.

Saat doa yang dipanjatkan Arifin Ilham khusus untuk Aceh, terutama tentang harapan pelaksanaan Pilkada Aceh agar berjalan damai, jamaah menjawab doa dengan penuh harap. Menengadahkan tangan, menutup mata, menggerakkan badan ke kiri dan ke kanan, jamaah terlihat cukup khusyuk.

Ustaz Arifin Ilham benar-benar membawa jamaah larut dalam untaian doa penuh asa. Ustaz Arifin Ilham dalam tausiahnya mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk terus menggalakkan zikir kepada Allah Swt. Momentum pilkada yang hanya tinggal dua hari lagi akan dihadapi masyarakat Aceh, harus dipadu dengan zikir dan munajat doa kepada Allah Swt. “Semua calon gubernur Aceh, ikhwatal iman, Nanggroe Aceh Darussalam yang semuanya diberkahi oleh Allah, setiap lafaz zikir rida Allah. Allah meridai hamba-Nya yang berzikir, makin kuat imannya makin banyak zikirnya,” kata Arifin Ilham.

Dengan terus berzikir dan bermunajat kepada Allah, sebut Arifin, maka insya Allah, Allah akan menghadirkan pemimpin yang saleh untuk masyarakat Aceh.

Menurut Arifin, setiap zikir merupakan rahmat Allah. “Lemah iman, lemah zikir, tidak beriman, tidak berzikir. Insya Allah Aceh berkah, Allah hadirkan pemimpin yang saleh,” sebut dai kelahiran Banjarmasin, 8 Juni 1969 ini.

Tadi malam, Ustaz Arifin memang tidak banyak menyampaikan pendapatnya terkait pelaksanaan Pilkada Aceh pada Rabu (15/2) nanti. Arifin lebih banyak menyebutkan Aceh dalam doa-doa yang dipanjatkannya, berulang kali ia menyebutkan Aceh Darusalam dan pilkada damai dalam doanya. Tak hanya soal Aceh, Arifin juga mengajak semua jamaah bermuhasabah dan bertobat kepada Allah Swt.

Sebelumnya, saat diwawancarai di Meuligoe Gubernur Aceh, seusai shalat Magrib berjamaah dan jamuan makan malam, Ustaz Arifin Ilham juga menyampaikan hal yang sama. Ia mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk memperbanyak zikir.

Menurutnya, zikir dapat membuat Aceh aman dan damai. “Insya Allah dengan doa dan zikir pemimpin Aceh akan menjadi pemimpin yang amanah,” imbuh pria yang beristrikan wanita Aceh ini.

Meski ada yang mengatakan Aceh adalah daerah yang rawan dalam pelaksanaan Pilkada 2017, namun Ustaz Arifin Ilham menepis hal itu. Ia percaya, masyarakat Aceh adalah pribadi baik yang mencintai kedamaian dan tentu akan menyukseskan pilkada demi terpilihnya pemimpin yang amanah.

“Aceh adalah tempat yang istimewa. Ukhwah masyarakatnya sangat kental. Insya Allah pemimpin yang terpilih juga akan menjaga Aceh sebagai negeri darussalam,” ujar Ustaz Arifin Ilham.

Kepada pemimpin Aceh, Arifin Ilham mengharapkan agar Aceh diwujudkan menjadi negeri yang masyarakatnya bertakwa. Allah, kata Arifin, menjanjikan keberkahan bagi negeri yang dihuni oleh pemimpin dan masyarakat yang bertakwa. “Itu janji Allah. Sebelum di akhirat saja kita sudah diberikan kegembiraan dan kebahagiaan,” demikian Ustaz Arifin Ilham.

Sementara itu, Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah mengatakan, Rabu (15/2) lusa adalah hari di mana masyarakat Aceh akan menorehkan sejarah untuk menentukan pemimpin Aceh lima tahun ke depan. “Semoga doa dan zikir kita malam ini akan memberi petunjuk bagi kita dalam menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani. Kita mohon rahmat kepada Allah,” pungkas Zaini Abdullah yang baru dua hari aktif kembali menjadi gubernur Aceh setelah cuti kampanye 3,5 bulan karena maju lagi sebagai calon gubernur. (dan) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id