256 TPS di Pidie Rawan Satu | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

256 TPS di Pidie Rawan Satu

256 TPS di Pidie Rawan Satu
Foto 256 TPS di Pidie Rawan Satu

* 500 Personel Brimob Lakukan Patroli Rutin

SIGLI – Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi SIK, menyebutkan, dari hasil pemetaan polisi, tercatat ada 256 dari 802 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Pidie yang masuk kategori rawan satu.

Terhadap TPS-TPS tersebut, pihaknya menyiagakan dua personel untuk pengamanan dua TPS dibantu empat linmas. Sedangkan untuk TPS kategori aman, disiagakan dua personel untuk mengamankan empat TPS dibantu delapan linmas.

“Jumlah polisi yang ditempatkan pada masing-masing TPS tergantung TPS-nya. Artinya sesuai TPS itu, aman dan rawan satu,” kata M Ali Kadhafi kepada Serambi, Minggu (12/2), disela-sela pelepasan 696 personel Polda Aceh untuk pengamanan TPS.

Dia menjelaskan, TPS dikategorikan rawan 1 karena beberapa faktor, di antaranya karena tingginya angka kriminalitas, letak geografisnya yang jauh, serta daftar pemilih yang banyak. “Minggu sore hari ini kita akan geser semua personel yang di-BKO-kan disini ke seluruh Polsek di Pidie dan Pidie Jaya. Sehingga mereka mengetahui dan mencermati titik TPS yang diamankan saat hari pencoblosan,” tambahnya.

Secara keseluruhan, disebutkan Ali Kadhafi, ada 825 personel yang diturunkan untuk mengamankan TPS di Pidie dan Pidie Jaya. Di luar angka tersebut, Polres masih memiliki 500 personel BKO yang akan melakukan patroli skala besar untuk mengantisipasi adanya intimidasi dan ancaman selama minggu tenang.

“Informasi yang kita terima adanya bentuk kerawanan yang terjadi jelang pencoblosan. Kita terus melakukan patroli rutin sehingga Pilkada akan betul-betul berlangsung kondusif,” demikian Kapolres Pidie

Sebanyak 8 dari 624 tempat pemungutan suara (TPS) di Aceh Utara mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, terhitung dari tanggal 13 hingga 16 Fabruari mendatang.

Delapan TPS yang dianggap rawan, masing-masing akan dikawal dua personel. Ke-8 TPS tersebut tersebar di Kecamatan Paya Bakong, Tanah Luas, Langkahan, Cot Girek, dan sejumlah kecamatan lain.

“TPS itu rawan secara geografis, karena lokasinya jauh dari pusat kecamatan. Karena setiap TPS akan ditempatkan dua personel untuk pengamanan,” ungkap Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kabag Ops Kompol Edwin Aldro, kepada Serambi, Minggu (12/2).

Sementara untuk TPS-TPS yang tak begitu rawan akan ditempatkan satu personel pengamanan, sedangkan untuk kawasan yang aman, dua TPS akan dikawal satu personel. Pengamanan itu dilakukan mulai sebelum hari pencoblosan hingga kotak suara diantar ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Untuk mengamankan seluruh TPS tersebut, Kompol Edwin menyebutkan, total jumlah petugas yang diturunkan mencapai 407 personel. “Petugas yang kita turunkan terdiri dari Polres sebanyak 306 personel, dan tambahan dari Polda Aceh sebanyak 101 personel. Mereka akan melakukan penyisiran ke TPS mulai 13 Februari,” sebutnya.

Lebih lanjut, Edwin menjelaskan, ke 407 personel pengamanan itu akan melakukan penyisiran mulai dari kecamatan, dan selanjutnya ke lokasi TPS yang diarahkan oleh Polsek masing-masing.(jaf) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id