Panwaslih Ingatkan Datok di Aceh Tamiang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Panwaslih Ingatkan Datok di Aceh Tamiang

Panwaslih Ingatkan Datok di Aceh Tamiang
Foto Panwaslih Ingatkan Datok di Aceh Tamiang

KUALASIMPANG – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Tamiang mengingat para datok penghulu (keuchik) di Aceh Tamiang agar bersikap netral dalam Pilkada 2017 ini. Apabila ditemukan datok yang tidak netral, diancam pidana penjara dan dicopot dari jabatannya sebagai kepala desa.

Peringatan tersebut disampaikan Ketua Panwaslih Aceh Tamiang, Muhammad Khuwalid kepada Serambi, Minggu (12/2), terkaiat dilaporkannya beberapa datok penghulu ke Panwaslih Aceh Tamiang beberapa hari lalu.

Berdasarkan UU Nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota menjadi undang-undang pasal 71 ayat 1, di antaranya disebutkan, pejabat negara, aparatur sipil negara (ASN), kepala desa atau sebutan lain lurah, dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon selama masa kampanye.

Pada pasal 188 disebutkan juga, setiap pejabat negara, ASN dan kepala desa yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 71, dipindana dengan pidana penjara paling singkat satu bulan atau paling lama enam bulan dan/atau membayar denda paling sedikit 600 ribu, paling banyak Rp 6 juta. “Kita ingatkan datok penghulu agar tetap bersikap netral dalam Pilkada ini,” tegas Muhammad Khuwalid.

Terkait kasus datok yang dilaporkan beberapa hari lalu, pihaknya mengaku sudah menindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan saksi, serta barang bukti. Apabila nanti terbukti dan masuk dalam pelanggaran pidana, maka akan serahkan kepada penyidik untuk diproses lebih lanjut, untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan.

“Saya tegaskan, dalam menangani kasus ini Panwaslih tetap bersikap netral dan tidak berpihak kepada salah satu paslon,” pungkas Ketua Panwaslih Aceh Tamiang.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim relawan pemenangan calon bupati/wakil bupati Aceh Tamiang, Ir Rusman-Muhammad Ichsan (RI), melaporkan lima datok penghulu (kepala desa) plus satu imum mukim ke Panwaslih Aceh Tamiang, Kamis (9/2).

Lima kepala pemerintahan desa dan satu kepala pemerintahan mukim ini dipergoki oleh anggota KPA Sagoe Kecamatan Seruway, melakukan pertemuan tertutup dengan calon bupati incumbent, Hamdan Sati, di mess PT Mapoli Raya yang berada di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumut, Kamis dini hari. Pertemuan ini diduga untuk mengarahkan pejabat pemerintah desa dan mukim di Kecamatan Rantau untuk memenangkan calon incumbent.(md) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id