Ruas Jalan Amblas belum Ditangani | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ruas Jalan Amblas belum Ditangani

Ruas Jalan Amblas belum Ditangani
Foto Ruas Jalan Amblas belum Ditangani

* Mulai Telan Korban

MEUREUDU – Pascagempa di Pidie Jaya akhir Desember 2016 lalu, sejumlah ruas jalan mengalami amblas seperti yang terjadi di Gampong Sagoe, Kecamatan Tringgadeng, Pijay. Namun hingga dua bulan berjalan, ruas jalan yang amblas hingga 50 meter itu belum juga diperbaiki.

“Jalan yang amblas 50 meter akibat gempa dua bulan lalu, kini terancam putus. Selain itu, kerusakan badan jalan juga membahayakan pengendara,” kata anggota DPRK setempat, Nazaruddin Ismail, Minggu (12/2).

Ia mengaku menerima laporan dari warga sekitar bahwa sudah belasan pengendara yang terperosok di jalan yang amblas tersebut, hingga menderita luka berat dan ringan. “Dinas terkait harus segera menganganinya secara darurat, agar korban tidak bertambah dan jangan sampai menimbulkan korban jiwa,” harapnya.

Jalan yang amblas di Gampong Sagoe ini, merupakan jalan penghubung antarkecamatan yang cukup ramai dilintasi pengguna jalan hingga malam hari. Kecelakaan lalu lintas akibat pengendara terperosok sering terjadi malam hari. Apalagi jika berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

Bahkan setiap pagi dan sore terlihat, antrean kendaraan yang harus hendak melewati badan jalan yang menyempit itu. Masyarakat dari Kemukiman Peuduek Baroh dan Peuduek Tunong, Kecamatan Tringgadeng, sudah berkali-kali meminta pemerintah mengangani kerusakan jalan ini, namun belum juga disahuti.

“Kini kondisi jalan yang amblas itu semakin parah dan warga khawatir jalan ini akan putus bila terjadi air pasang di sungai sekitar jalan itu. Jika jalan ini putus, warga dari dua kemukiman tersebut harus menempuh jalur memutar sejauh 6 kilometer,” tambahnya.

Kepala Bidang Bina Marga dan Cipta PU Pijay, Rizal Fikar ST, mengatakan bahwa penanganan ruas jalan itu termasuk perbaikan tanggul penahan badan jalan, diprioritaskan dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi yang sumber dananya dari pemerintah pusat. Karena itu, pelaksanaannya harus menunggu keputusan di tingkat pusat.

“Saat ini kami masih menunggu turunnya Instruksi Presiden (Inpres) terkait penanganan sejumlah infrastruktur yang rusak pascagempa,” ujarnya.

Sambil menunggu turunnya Inpres terkait petunjuk pelaksanaan program rehab-rekons ini, ia berjanji akan menurunkan tim dalam beberapa hari ke depan, untuk mengupayakan penanganan secara darurat. (c43) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id