Jamaah Mawardi-Waled Husaini Putihkan Lapangan Lubok | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jamaah Mawardi-Waled Husaini Putihkan Lapangan Lubok

Jamaah Mawardi-Waled Husaini Putihkan Lapangan Lubok
Foto Jamaah Mawardi-Waled Husaini Putihkan Lapangan Lubok

* Massa Terpaksa Berjalan Kaki ke Lokasi Acara

JANTHO – Lapangan sepakbola Gampong Lubok, Kecamatan Inginjaya, Aceh Besar, menjadi saksi bisu dari histeria dan gema takbir yang membahana para pendukung atau jamaah Pasangan Putih, atau Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar nomor urut satu, Ir Mawardi Ali dan Tgk Husaini A Wahab, saat perhelatan kampanye pamungkas sekaligus kampanye akbar, Pasangan Putih, Sabtu (11/2), jelang petang kemarin.

Massa sudah memadati arena utama kampanye sejenak bakda dhuhur. Bahkan jelang acara puncak, arus massa makin membeludak, hingga tak mampu tertampung pada luasan lapangan sepakbola dan meluber hingga ke badan jalan dan lokasi sekitar lapangan. Bahkan sebagian massa yang datang dari arah Jalan Medan-Banda Aceh, terpaksa memarkir kendaraan di sisi jalan negara, serta berjalan kaki hingga nyaris satu kilometer untuk menuju lokasi kampanye.

Tampak personil polisi, aparat Dishub Aceh Besar yang dibantu puluhan relawan Pasangan Putih, berjibaku mengurai arus lalu lintas yang nyaris macet total, pada tiga jalur masuk utama ke arena kampanye. Arus kendaraan dari arah Seulimuem dan Lambaro, terlihat padat merayap. Panitia kampanye juga terpaksa memasang barikade berlapis menjelang lokasi utama, untuk menghadang masuknya kendaraan ke sisi lokasi utama, guna memberi ruang yang lebih lega kepada massa yang penuh sesak.

Kampanye akbar itu juga dihadiri oleh sejumlah petinggi dan simpatisan partai pengusung seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Damai Aceh (PDA), Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Nasional Aceh (PNA), Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Selain itu juga tampak hadir para ulama dan pimpinan dayah di Aceh Besar dan sekitarnya. Tampak juga ribuan santri berbaur secara tertib dengan jamaah Pasangan Putih lainnya.

Amatan Serambi kemarin, massa mulai berdatangan dari segala penjuru Aceh Besar ke lapangan Lubuk sekitar pukul 14.00 WIB. Dengan mengenakan pakaian serta atribut serba putih, massa mendatangi lokasi memakai kendaraan umum, kendaraan pribadi, truk hingga sepeda motor. Bahkan mobilisasi massa menuju ke Lubok, sempat memacetkan Jalan Nasional Banda Aceh – Medan hingga beberapa kilometer. Massa membubarkan diri dan pulang sekitar pukul 18.20 WIB, dengan pengawalan relawan dan pihak kepolisian.

Calon Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali dalam orasinya di hadapan massa pendukung menyebutkan, Pasangan Putih merupakan perpaduan antara ulama dan umara yang akan membangun Aceh Besar lebih baik. Pasangan Putih punya nawaitu utama, menjadikan Aceh Besar menuju negeri baldatun taiyibatun warabbul ghafur.

Menurutnya, perpaduan ulama dan umara sangat penting, agar Aceh Besar mampu bermartabat secara agama, ekonomi. “Kerusakan akhlak masyarakat saat ini, mengharuskan ulama hadir dalam masyarakat. Kefakiran sangat dekat dengan kekufuran. Pasangan Putih hadir untuk menguatkan kedaulatan ekonomi Aceh Besar. Mari kita raih dan sambut kemenangan untuk membawa Aceh Besar yang maju dan sejahtera, serta bermartabat dalam bingkai syariat agama Allah SWT,” ujarnya disambut gema takbir para jamaah.

Sedangkan Calon Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk Husaini A Wahab atau akrab disapa Waled Husaini sebelum berorasi di hadapan massa, meminta maaf kepada masyarakat Aceh Besar jika mungkin relawan dan tim pasangan itu menyinggung masyarakat selama berkunjung ke gampong-gampong dalam berkampanye.

Waled meminta masyarakat Aceh Besar jangan takut jika ada intimidasi atau ditakut-takuti oleh pihak lain, karena Aceh Besar bukanlah milik kelompok, tapi adalah milik bersama. “Beritahu para saudara kita yang belum bergabung, agar segera bergabung dengan Pasangan Putih,” tutur Waled yang lagi lagi disambut bahana gema takbir.

Tokoh PAN Aceh dan mantan gubernur Aceh, Azwar Abubakar juga ikut menyampaikan orasi politiknya. “Berdasarkan ilmu pemerintahan di seluruh dunia, tidak ada negeri yang miskin, tapi yang banyak negeri salah urus sehingga rakyatnya menjadi miskin,” katanya.

Kampanye akbar yang disesaki jamaah Pasangan Putih itu juga diwarnai orasi politik, petinggi Golkar Aceh Syukri Rahmat, petinggi Nasdem Aceh TAF Haikal, Tgk Muhibussabri (anggota DPRA dari PDA), Tgk H Baba Baihaqi (ulama asal Panton Labu), dan Tgk Muliadi (mantan kombatan GAM).(mun) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id