Aceh Dapat Rp 2,5 Triliun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aceh Dapat Rp 2,5 Triliun

Aceh Dapat Rp 2,5 Triliun
Foto Aceh Dapat Rp 2,5 Triliun

* DAK 2017 Khusus untuk Pekerjaan Fisik

* Pola Penyalurannya Berubah

LHOKSEUMAWE – Tahun ini total dana alokasi khusus (DAK) yang akan disalurkan kepada kabupaten/kota di Provinsi Aceh khusus untuk pekerjaan atau program fisik, sebesar Rp 2,5 triliun. Jumlah tersebut hampir sama dengan jumlah yang diterima pada tahun lalu.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Aceh, Baktaruddin, usai membuka rapat koordinasi (rakor) DJPB Tingkat Wilayah Provinsi Aceh Periode I Tahun 2017, di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lhokseumawe, Jumat (10/2).

Baktaruddin juga mengatakan, mulai tahun ini pola penyaluran DAK dari Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah berubah. Jika sebelumnya DAK disalurkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPNN) Jakarta II ke daerah-daerah, mulai tahun ini DAK disalurkan KPPN se-Indenesia kepada daerah dalam wilayah kerjanya masing-masing.

Ia menyebutkan, selama ini hasil penyelanggaraan dan pelaksanaan DAK di daerah-daerah selalu tidak sesuai dengan yang diharapkan. “Belanja-belanja yang dibiaya melalui DAK banyak menghasilkan hal yang tidak memadai dan tidak optimal,” katanya.

Atas dasar itu, maka pola pembayaran DAK diubah dengan melibatkan KPPN seluruh Indonesia, dengan harapan ke depan proses verifikasi administrasi, pengawasan, dan pengelolaan keuangan bisa berjalan lebih efektif, sehingga pembangunan insfrastruktur di seluruh daerah lebih baik.

Meskipun dalam hal ini peran KPPN seluruh Indonesia hanya untuk penyaluran anggarannya. Sementara, pembangunan yang akan dilakukan melalui DAK, ditentukan pemerintah daerah masing-masing.

“Di samping kita juga nanti bisa berperan membina dan melakukan bimbingan teknis saat proses penyaluran DAK, agar dana yang digunakan bisa tepat sasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakor, Hendri Rulinso menyebutkan, kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 12 Februari 2017. Peserta berjumlah 48 orang, dari Kanwil DJPB Aceh dan KPPN se-Aceh.

Kakanwil DJPB Aceh, Baktaruddin menambahkan, pencairan DAK tahun 2017, sesuai keputusan pusat, direncanakan dimulai pada April ini. “Untuk sistem pencarian, berapa persen tahap pertama dan berapa persen tahap selanjutnya, regulasinya masih dalam penyusunan ulang, “ ujarnya.

Dengan adanya perubahan pola pencarian DAK ini, ia mengharapkan seluruh pemerintah daerah di Aceh, agar DAK dapat dicairkan sesuai waktu yang diberikan, serta dapat digunakan secara optimal dan tepat sasaran untuk membangun sentral-sentral pekonomian dan infrastruktur produktif yang bisa bermanfaat bagi masyarakat.(bah) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id